Disorot Media Internasional, Tragedi Kanjuruhan Disebut Hari Kelam Sepak Bola
Peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) malam, masih menjadi sorotan di media internasional.
Peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) malam, masih menjadi sorotan di media internasional.
Kasus dugaan intimidasi dan penyekapan terhadap salah seorang wali murid SMAN 1 Wates, Agung Purnomo, lantaran memprotes masalah seragam sekolah, dibantah Satpo
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menonaktifkan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat seusai melakukan analisa dan evaluasi.
Agung Purnomo korban dugaan penyekapan dan intimidasi melaporkan kasus tersebut ke Polda DIY, tiga orang jadi sasaran.
Hujan deras pada pekan pertama Oktober menyebabkan jembatan satu-satunya di Padukuhan Wunut, desa Sriharjo, Imogiri, Bantul longsor.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY mengingatkan masyarakat untuk waspada pada potensi cuaca ekstrem tiga hari ke depan.
Ada pemandangan memilukan di stadion. Kondisinya mencekam, ada mayat di samping loket sisi selatan, ruang ganti pemain, musala, ruang kesehatan, dan lobby.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD memaparkan nama-nama Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).
Agung Purnomo, 41, diduga jadi korban penyekapan dan intimidasi pada Kamis (29/9/2022). Dugaan penyekapan dilakukan Satpol PP Kulonprogo dan SMAN 1 Wates.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat sedikitnya tujuh kejadian dampak cuaca ekstrem.