Update 14 Januari 2022: DIY Tambah 3 Kasus Positif Covid-19
Jumlah warga DIY yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah tiga kasus pada Jumat (14/1/2022). Adapun kasus kematian dilaporkan nihil.
Jumlah warga DIY yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah tiga kasus pada Jumat (14/1/2022). Adapun kasus kematian dilaporkan nihil.
Beberapa rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan akibat gempa magnitudo 6,7 di Banten pada Jumat (14/1/2022).
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogja Prof Al Makin meminta Bangsa Indonesia memaafkan HF yang menendang sesajen di area Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Pihak kepolisian menyebut masih memproses aksi vandalisme yang terjadi di dinding benteng Kraton Jogja beberapa waktu lalu. Sebagian dinding yang masuk dalam status cagar budaya itu sempat dicoret dengan cat semprot oleh orang tak dikenal.
Berikut daftar 20 maskapai paling aman pada 2022 yang dirilis oleh AirlineRatings seperti dikutip dari CNN Travel pada Jumat (14/1/2022).
Pemkab Bantul melangsungkan audiensi dengan forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) 35+ Kabupaten Bantul. Sejumlah skema digodok agar guru honorer dan tendik bisa memperoleh kesejahteraan yang makin baik.
Pria asal Bantul, DIY tersangka penendang sesajen di Gunung Semeru akhirnya meminta maaf mengaku salah.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan sinyal kekhawatiran terkait sulitnya penerapan protokol kesehatan pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) SD dan PAUD. Oleh karena itu ia berharap agar guru tidak bosan dalam memantau prokes anak demi mencegah penularan Covid-19.
Pemkab Bantul menyatakan rumah sakit dan isoter di Bantul siap mengahadapi kemungkinan terburuk akibat kasus Covid-19. Ratusan tempat tidur pasien Covid-19 saat ini masih tersedia, mengingat hingga Jumat (14/1/2022) hanya satu pasien yang menjalani isolasi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi di Banten pada Jumat (14/1/2022), pukul 16.05.41 WIB dengan magnitudo 6,7 berpotensi menimbulkan kerusakan karena guncangan yang kuat.