Baru 10% Produk di Indonesia Tersertifikasi Halal
Jaminan produk halal di Indonesia perlu ditingkatkan karena hingga kini baru sekitar 10% atau 688.615 produk yang memiliki sertifikat halal.
Jaminan produk halal di Indonesia perlu ditingkatkan karena hingga kini baru sekitar 10% atau 688.615 produk yang memiliki sertifikat halal.
Emosi adalah reaksi seseorang terhadap suatu keadaan. Emosi bisa berupa perasaan yang menyenangkan seperti sukacita, bahagia, cinta, dan tawa. Ada pula emosi yang tidak menyenangkan seperti marah, takut, dan cemas.
Hampir semua anak-anak memiliki banyak mainan. Mulai dari boneka, mobil-mobilan hingga mainan menggunakan elektronik.
Jika Anda berencana untuk memperbarui lemari pakaian Anda di Tahun Baru, maka ada beberapa tren yang bisa Anda ikuti.
Tak seperti lazimnya pasar di DIY yang dikenal karena nama hari pasarannya seperti pasar legi, pasar pahing, pasar pon, Pasar Jejeran lebih dikenal karena kuliner malamnya, Sate Klatak Pak Bari.
Jajanan roti bakar tak asing dan banyak ditemukan. Kudapan satu ini digemari oleh beragam kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Ketika malam hari, banyak penjual roti bakar akan bisa ditemui di pinggir jalan. Biasanya, mereka menggunakan gerobak untuk menjajakan dagangannya.
Jaket hujan menjadi barang bawaan sehari-hari yang penting, baik saat bepergian di dalam kota atau berpetualang di alam terbuka, selama musim hujan karena pakaian ini menjaga agar pemakainya tetap kering dan terlindungi walaupun terkena hujan deras ataupun angin kencang.
Lipstik cair tengah menjadi tren saat ini. Produk ini menjadi salah satu base kecantikan yang paling didambakan saat ini.
Berawal dari hobi skateboarding, Suhardi Widayanto, 35, melihat peluang limbah papan skateboard yang telah lapuk untuk dirakit menjadi produk jam tangan bernilai jual tinggi. Dengan merek Kalani Wood, produk buatannya memiliki keunikan motif penuh warna.
Siswa tunanetra selama ini belajar membaca menggunakan braille huruf alfabet. Namun secara keseluruhan proses belajar mengajar alat ajar lain sangat dibutuhkan mereka. Sayangnya alat-alat ajar selain braille banyak yang masih impor dan harganya mahal. Berikut ini ulasan wartawan Harian Jogja, Lajeng Padmaratri dan Salsabila Annisa Azmi.