Ibu-Ibu Ternyata Konsumen Internet yang Rakus
Hasil Digital Mums Survey 2018 menunjukkan bahwa satu dari dua orang perempuan di Indonesia mengatakan bahwa mereka lebih banyak mengonsumsi internet setelah resmi menyandang status sebagai seorang ibu.
Hasil Digital Mums Survey 2018 menunjukkan bahwa satu dari dua orang perempuan di Indonesia mengatakan bahwa mereka lebih banyak mengonsumsi internet setelah resmi menyandang status sebagai seorang ibu.
Terlepas dari banyak review negatif, sosok hantu Valak yang fenomenal dalam spin-off The Conjuring 2 ini tetap 'memesona' bagi para fansnya.
"Indonesian Digital Mums tahun ini menyatakan bahwa ibu di Indonesia mempengaruhi belanja rumah tangga sebesar 99%," tutur Putri Fitria, Associated Regional Head of Content Tickled Media pada acara "Sharing Kebiasaan Digital Ibu-ibu Zaman Now" di Block71, Gedung Ariobimo Sentral, Kuningan, DKI Jakarta, Rabu (12/9/2018).
Dimana para ibu mengaku mereka sering mengunjungi situs parenting (24%), bermain media sosial (20%) dan berbelanja secara online (19%).
Masalahnya, mereka belum sadar bahwa metode filler, botoks, dan thread-lift bukanlah prosedur kecantikan yang dapat dilakukan secara bersama-sama. Tak jarang pasien justru mengalami kerusakan wajah karena melakukan prosedur yang tidak tepat.
Ada kebiasaan perempuan Jepang yang ternyata bikin mereka awet muda. Kebiasaan-kebiasaan ini terbilang sederhana.
Mi instan memang lezat disantap, tetapi tak semua orang boleh memakannya. Ahli kesehatan memang tak melarang ibu hamil mengonsumsinya, namun ada syaratnya.
Habis jalan-jalan memang membanggakan. Setelah liburan banyak yang pamer foto di jejaring sosial sampai pamer rasa senang ketika pulang.
Bagi warga Jogja, terutama yang kerap menghabiskan waktu menjelang senja di Alun-Alun Kidul, Jogja, pastinya kerap bertemu dengan jajanan Es Goreng Pak Gatot. Setiap sore, motor besarnya akan mangkal di sebelah barat alun-alun. Di bagian belakang joknya, terdapat sebuah etalase tempat Pak Gatot meracik es gorengnya. Namun, sisi menarik dari Es Goreng Pak Gatot tidak cukup berhenti sampai di situ saja.
Memotret anak dan mengunggahnya ke media sosial atau yang disebut kerap dilakukan orang tua. Fenomena ini jika tak disadari, bisa kebablasan dan malah memengaruhi perkembangan anak.