SISWI DITEMUKAN TERBAKAR : Pelaku Pembunuhan Sadis Divonis Seumur Hidup
Harianjogja.com, SLEMAN – Persidangan kasus pembunuhan disertai pembakaran, siswi SMK YPKK 3 Sleman, Riya Puspita Restanti (RPR), 16, di Pengadilan Negeri Sleman berakhir sudah.
Harianjogja.com, SLEMAN – Persidangan kasus pembunuhan disertai pembakaran, siswi SMK YPKK 3 Sleman, Riya Puspita Restanti (RPR), 16, di Pengadilan Negeri Sleman berakhir sudah.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Kesehatan Kulonprogo berencana mengadakan evaluasi terkait keberadaan puskesmas pembantu di wilayah Kulonprogo. Pasalnya, pemanfaatan puskesmas pembantu di beberapa lokasi dinilai tidak lagi maksimal.
Harianjogja.com, SLEMAN-Nasib apes menimpa Almanut, 37, warga RT 02, Rw 05 Klopo Sawit, Girikerto, Turi, Sleman. Saat ditinggal arisan ke rumah tetangga, rumahnya justru ludes terbakar, Rabu (23/10/2013) malam.
Harianjogja.com, JOGJA-Tanpa alasan yang jelas, seorang mahasiswa menjadi korban pembacokan di Jalan Kenari, dekat Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja Rabu (23/10/2013) malam, sekitar pukul 21.30 WIB. Kasus ini masih dalam penyidikan polisi.
Harianjogja.com, SLEMAN—Rahmad Darmawan mengaku puas dengan perkembangan skuat asuhannya selama latihan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Harianjogja.com, JOGJA – Ratusan ribu warga Jogja tumpah ruah di sepanjang jalan antara Kraton dan Kepatihan menyaksikan kirab Dhaup Ageng, Rabu (23/10/2013).
Harianjogja.com-Tidak banyak publik yang tahu jika suvenir pernikahan GKR Hayu dengan KPH Notogero ternyata buah karya dari penyandang disabilitas dari Pusat Rehabilitasi Yakkum yang berlokasi di Jl. Kaliurang Km 13,5, Sleman.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Harapan tim sepak bola Gunungkidul untuk menyabet gelar di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XII 2013 sirna setelah ditekuk Kulonprogo 0-3 pada laga ketiga di Stadion Handayani, Selasa (22/10/2013).
Harianjogja.com, JOGJA –Aktivitas perdagangan di kawasan Jalan Malioboro, Jogja terhenti selama berlangsungnya kirab pasangan pengantin GKR Hayu dan KPH Notonegoro.
Harianjogja.com, BANTUL-Tiga lembaga pemerintah di Bantul mendapat peringatan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X karena dinilai melakukan pemborosan dengan menganggarkan biaya perjalanan dinas terlalu besar.