HARIAN JOGJA HARI INI : Danais Tak Merata
Harian Jogja Edisi Kamis (18/9/2014)
Harian Jogja Edisi Kamis (18/9/2014)
Harianjogja.com, KULONPROGO-Polres Kulonprogo akan membatasi jarak antara masyarakat umum dengan lokasi sosialisasi rencana pembangunan bandara di Desa Glagah, Kecamatan Temon. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana sosialisasi yang lebih kondusif, mengingat sebagian besar warga Wahana Tri Tunggal (WTT) dari Glagah.
Harianjogja.com, JOGJA-Kepadatan di jalan-jalan Kota Jogja menjadi pertimbangan bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Namun, beberapa titik rekayasa lalu lintas dirasa membutuhkan kerjasama dan koordinasi lintas wilayah.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Kasus kematian Nurohim, 20, warga Dusun Dlingo, Desa Banyuroto, Kecamatan Nanggulan, Kulonprogo sulit diproses oleh Polres Kulonprogo karena minim alat bukti. (Baca Juga : LBH Jogja Tegaskan Polres Kulonprogo Bertanggungjawab Usut Kematian Nurohim)
Harianjogja.com, JOGJA - Pembina Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) DIY, Gusti Kanjeng Ratu Pembayun menekankan pentingnya mengajarkan unggah-ungguh atau sopan santun pada anak usia dini. Pembayun mendorong penyelenggaraan PAUD di DIY ke depan harus berbasis budaya Jawa. Menurut dia, hal tersebut diperlukan untuk mengajarkan peserta didik agar mengenal nilai-nilai kebudayaan Jawa meski secara sederhana.
Harianjogja.com, BANTUL- Hubungan kerjasama Indonesia dan Korea Selatan dalam pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terancam putus. Pasalnya, jumlah TKI yang melebihi izin tinggal di Korea Selatan sudah melebihi kapasitas.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kulonprogo untuk formasi dokter spesialis obstetri dan ginekologi tidak ada ada pendaftar. Sebab, jumlah lulusan dokter spesialis kandungan masih terbatas.
Harianjogja.com, JOGJA-Kepolisian Sektor Kota Jetis, Jogja mengamankan Agung alias Boneng, 35, dari amukan massa di Kampung Jetisharjo, Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Selasa (16/9/2014). Saat diamankan polisi, Boneng hendak dihakimi warga karena diduga telah menganiaya Arya.
Harianjogja.com, JOGJA-Forum Penguatan Hak-hak Penyandang Disabilitas (FPHPD) menyatakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dalam melindungi dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas di Kota Jogja belum sesuai harapan, seperti dalam hal pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan.
Harianjogja.com, BANTUL- Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Bantul meminta Kementerian Agama (Kemenag) menarik buku mata pelajar Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang dianggap melecehkan warga nahdliyin lantaran menyebut makam wali adalah berhala. (Baca Juga : Buku Pelajaran Agama Bikin Heboh, Sebut Makam Wali sebagai Berhala)