KEKERINGAN GUNUNGKIDUL : Warga Terpaksa Jual Ternak untuk Beli Air
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus memiliki kebiasaan menjual hewan ternak untuk membeli air bersih ketika memasuki musim kemarau.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus memiliki kebiasaan menjual hewan ternak untuk membeli air bersih ketika memasuki musim kemarau.
Harianjogja.com, BANTUL- Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memperkirakan musim kemarau di wilayah ini berlangsung hingga Oktober mendatang. Sementara itu di Bantul, kekeringan akibat kemarau semakin meluas.
Harianjogja.com, SLEMAN-Bupati Sleman, Sri Purnomo menyatakan siap menjalankan Peraturan Presiden RI No70/2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.
Harian Jogja Edisi Kamis (11/9/2014)
Harianjogja.com, JOGJA-Bersuara sopran dan bertubuh mungil memang menjadi ciri khas dan daya tarik IU selama ini. Tapi, siapa sangka jika popularitas penyanyi tersebut mulai surut gara-gara memiliki manajer yang tampan.
Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Sleman, Widi Sutikno mengimbau masyarakat lebih berhati-hati jika membeli hewan ternak dari luar daerah. Pasalnya, tahun lalu banyak yang kecewa karena menemukan cacing hati pada hewan ternak yang disembelih saat hari raya Idul Adha.
Harianjogja.com, JOGJA- PT Pertamina (Persero) memutuskan menaikkan harga elpiji non-subsidi kemasan 12 kg, Rabu (10/9/2014). Penyesuaian harga diputuskan sebesar Rp1.500 per kg terhitung sejak tanggal 10 September 2014 pukul 00.00 waktu setempat.
Warga di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus mulai membuat gaplek di musim kemarau, Rabu (10/9/2014).
Harianjogja.com, JOGJA-Setidaknya sudah empat negara. Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Singapura, yang langitnya pernah dihiasi dengan smoke trail-nya The Jupiters. Negara berbangga atas keberanian para penerbang muda lulusan Bumi Maguwo. Bagaimana mereka beraksi di langit?
Harianjogja.com, JOGJA- Kawasan terdampak langsung bencana Merapi ditarget kosong dari permukiman dalam jangka waktu tiga tahun. Hal ini menyusul berlakunya Peraturan Presiden RI No70/2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.