Wow, Nilai Produksi Jamu di Jogja Rp12,2 Miliar
Harianjogja.com, JOGJA- Meski menghadapi pasar bebas pada 2015, industri jamu di wilayah Jogja masih dinilai menjanjikan. Nilai produksinya setiap tahun mencapai Rp12,2 M.
Harianjogja.com, JOGJA- Meski menghadapi pasar bebas pada 2015, industri jamu di wilayah Jogja masih dinilai menjanjikan. Nilai produksinya setiap tahun mencapai Rp12,2 M.
Harianjogja.com, JOGJA-Menanggapi keluhan warga wilayah Rukun Tetangga (RT) 13 dan Rukun Warga (RW) 04, Miliran, Muja-Muju, Umbulharjo,Jogja mengenai sumur yang mengering pascapembangunan Hotel Fave, Yosi Arivianto selaku General Manajer perusahaan setempat menyatakan sudah berusaha melakukan komunikasi.
Harianjogja.com, BANTUL-Bata inovasi atau disingkat bain merupakan produk yang dibuat tanpa menggunakan tanah liat, melainkan arang bekas pembakaran. Produksi bain atau bata press tersebut dikembangkan warga Dusun Kembaran, Tamantirto, Kasihan, Bantul.
Harianjogja.com, JOGJA- Kementerian menarget flyover dan underpass Jombor sudah beroperasional penuh pada 2015. Pengerjaan jembatan layang (flyover) Jombor juga menyasar pada upaya mempercantik kawasan sekitarnya (beautifikasi).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul tetap siap siaga menunggu lanjutan sidang MK mengenai Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Rabu (6/8/2014).
Harianjogja.com, JOGJA-Sumur warga di wilayah Rukun Tetangga (RT) 13 dan Rukun Warga (RW) 04, Miliran, Muja-Muju, Umbulharjo, Jogja mengalami kekeringan. Masyarakat menduga kekeringan ini berkaitan dengan pembangunan gedung Hotel Fave di Kusumanegara. Sebagai wujud protes, perwakilan warga melakukan aksi teatrikal di depan hotel.
Harian Jogja Edisi Kamis (7/8/2014)
Harianjogja.com, JOGJA-Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Tulus Warsito mengatakan menteri dalam kabinet pemerintahan periode 2014-2019 tidak harus tokoh populer.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pelaku usaha mikro kecil menengah di Daerah Istimewa Yogyakarta (UMKM-DIY) mengharapkan insentif dari pemerintah apabila kebijakan pembatasan solar bersubsidi tetap dilakukan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian menyampaikan belum ada penelitian ilmiah yang mengungkap alasan Pegawai Negeri Sipil (PNS) perempuan di Gunungkidul mengajukan gugatan cerai. Kendati demikian ada dua hal yang menjadi alasan PNS perempuan mengajukan cerai.