Dewan Setuju BPBD Gunungkidul Diperkuat
DPRD Gunungkidul mendorong peran BPBD dalam upaya penanganan bencana di Bumi Handayani. Salah satu dukungan dengan mendorong agar tipe organisasi perangkat daerah ditingkatkan dari kelas B menjadi kelas A.
DPRD Gunungkidul mendorong peran BPBD dalam upaya penanganan bencana di Bumi Handayani. Salah satu dukungan dengan mendorong agar tipe organisasi perangkat daerah ditingkatkan dari kelas B menjadi kelas A.
Desa Banaran dan Gading di Kecamatan Playen menjadi desa yang sudah mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa. Adapun sebesaran bantuan Rp600.000 setiap bulan dan diberikan selama tiga bulan.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lokasi baru untuk karantina massal bagi pasien reaktif Covid-19. Penyediaan tempat isolasi baru ini sebagai langkah antisipasi pelaksanaan rapid test massal yang melibatkan sekitar 2.000 orang.
Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul membantu pengemudi angkutan perdesaan (angkudes) untuk bisa mengakses bantuan sosial dari pemerintah seperti bantuan langsung tunai (BLT). Bantuan sangat diharapkan karena selama masa pandemi para pengemudi tidak bisa beroperasi.
Jumlah narapidana di Gunungkidul yang bebas selama pandemi Corona terus bertambah. Total hingga Selasa (12/5/2020) sudah ada 51 napi di Rutan Kelas II B Wonosari yang dibebaskan, baik yang bebas secara murni maupun melalui asimilasi dan pembebasan bersyarat.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gunungkidul mengingatkan perusahaan wajib memberikan tunjangan hari raya (THR) terhadap pekerja yang dirumahkan. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan No. M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pemberian THR.
Bangunan Bangsal Sewokoprojo merupakan salah satu bangunan cagar budaya milik Pemkab Gunungkidul. Keberadaanya harus dijaga karena menjadi saksi sejarah pemerintahan di Bumi Handayani.
Kegiatan sosial berupa warung gratis yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) tak berjalan sesuai rencana. Pasalnya, penyaluran bantuan sosial di hari kedua justru memicu kerumunan di lokasi. Hal itu bertentangan dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Dampak penyebaran Covid-19 membuat harga sayuran hasil panen para petani di Gunungkidul lesu. Untuk membantu para petani, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul berinisiatif untuk memborong hasil panen dan membuka warung gratis untuk warga yang membutuhkannya.
Sebanyak 130.000 masker dibagikan oleh BPBD Gunungkidul kepada masyarakat. Selain menyasar perdesaan, masker juga diberikan kepada warga yang beraktivas di pasar.