Disbud Gunungkidul Dorong Pemdes Tulis Buku Sejarah Desa
Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul mendorong 144 desa yang ada di Gunungkidul untuk menulis sejarah berdirinya desa.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul mendorong 144 desa yang ada di Gunungkidul untuk menulis sejarah berdirinya desa.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Gunungkidul menunggu rencana pembangunan pos pemadam kebakaran di Kecamatan Karangmojo. Dari sisi lahan, Pemkab sudah membebaskan lahan namun hingga saat ini belum diketahui kapan pembangunan dimulai.
Ketua sementara DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menargetkan pembentukan alat kelengkapan (alkap) dan pimpinan Dewan dapat selesai tidak lebih dari tiga bulan setelah pelantikan. Pasalnya, tanpa dua instrumen ini maka Dewan tidak bisa menjalankan ketugasannya sebagai wakil rakyat.
Perolehan pajak air, bumi, dan tanah (ABT) di Gunungkidul belum maksimal. Hingga Agustus ini realisasi pajak sekitar Rp245 juta dari target yang ditetapkan sebesar Rp409 juta.
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY menggelar sosialisasi kesetaraan gender di Balai Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (14/8/2019). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesetaraan gender hingga tingkat desa.
Anggota DPD RI dari Dapil DIY, GKR Hemas, melakukan kunjungan kerja ke Gunungkidul, Rabu (14/8/2019). Dalam kunjungannya, Permaisuri Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini berkesempatan meninjau program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dikembangkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Marsudi Mulyo di Dusun Wukirsari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari.
Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di tikungan Dusun Pringlulang, Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Rabu (14/8/2019) siang.
Tiga sekolah di Gunungkidul menerapkan Internet sehat bagi siswa dan guru. Ketiga sekolah tersebut masing SDN Wonosari 1, Kecamatan Wonosari; SMPN 1 Karangmojo, Kecamatan Karangmojo; dan SMAN 1 Playen, Kecamatan Playen.
Pencetakan kartu identitas anak (KIA) di Gunungkidul masih terkendala minimnya sumber daya manusia (SDM) dan alat pencetak. Akibatnya masih banyak KIA yang belum tercetak di tingkat desa maupun yang mendaftar secara kolektif di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, Muhammad Makmuri, meraih poin tertinggi yakni 99,76 dalam Indeks Kinerja Pelaksanaan Anggara (IKPA) beberapa waktu lalu. Posisi kedua diduduki oleh KPU Aceh Tenggara dengan nilai 99,75 dan posisi ketiga KPU Mamuju dengan nilai 99,61.