Kejari Gunungkidul Bidik Dugaan Korupsi Pengadaan Benih Bawang
Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul menangani dua kasus korupsi. Ditargetkan penanganan kasus dapat diselesaikan akhir tahun ini.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul menangani dua kasus korupsi. Ditargetkan penanganan kasus dapat diselesaikan akhir tahun ini.
Pemkab Gunungkidul membatalkan rencana pembangunan sirkuit di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Tanah seluas 4,6 hektare yang sedianya untuk sirkuit dihibahkan untuk pembangunan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Bencana kekeringan sebagai dampak musim kemarau di Gunungkidul terus meluas. Dari 460 telaga yang ada di Bumi Handayani, sekitar 355 telaga kini mengering.
Revisi Perda No.25/2012 tentang Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak (PPA) batal dibahas di tahun ini. Penundaan pembahasan salah satunya karena adanya pembahasan raperda yang sama di tingkat provinsi.
Warga Dusun Wonolagi, Desa Ngleri, Kecamatan Playen, mengeluhkan berhentinya proyek pembangunan Jembatan Wonolagi. Praktis dengan macetnya pengerjaan maka mimpi warga untuk memiliki jembatan yang representatif menjadi semakin lama.
Pentingnya bahasa Indonesia dipakai dalam ruang publik merupakan kewajiban semua daerah. Untuk memantapkan program ini, Pemkab Gunungkidul menandatangani kerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Bangsal Sewokoprojo, Jumat (19/7/2019).
Pemkab Gunungkidul meraih Top 99 Inovasi Layanan Publik di 2019. Penghargaan ini diraih berkat adanya program Ayo Tunda Usia Menikah Mengawali Gerakan Semangat Gotong Royong Mencegah Stunting (Ayunda Simenik Makan Sego Ceting) yang dikembangkan oleh UPT Puskesmas II Gedangsari.
Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IV/ Diponegoro, Brigjen Teguh Muji Angkasa, meninjau pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 di Desa Banaran, Kecamatan Playen, Jumat (19/7/2019). Dalam peninjauan yang dilakukan Teguh mengingatkan penyelesaian program sesuai dengan target yang dicanangkan.
Hingga saat ini angka penderita stunting di Kabupaten Gunungkidul masih cukup tinggi. Dana desa diharapkan bisa membantu mengurangi jumlah penderita stunting di Gunungkidul.
Sebanyak 82 koperasi di Gunungkidul yang dinilai tak mampu berkembang ditutup. Penutupan puluhan koperasi tersebut dilakukan 2016 hingga 2019.