Kusnul Isti Qomah

Kusnul Isti Qomah

Staf Reporter

Daftar artikel

Bantul

Menggeliatkan Pariwisata Lewat Festival VW

<p><div><em>Jumlah mobil yang datang dari Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 2.000</em></div><br /> <div></div><br /> <div><strong>Harianjogja.com, </strong><span style="font-size: 16px;"><strong>BANTUL-</strong>Jogjakarta Volkswagen Festival (JVWF) From Jogja to The World nyatanya tak hanya menjadi tempat menyenangkan bagi para pecinta mobil pabrikan asal Jerman itu, tapi juga bisa menjadi salah satu wahana untuk semakin menggeliatkan dunia pariwisata.</span></div><br /> <div></div><br /> <div>Ketua Umum Volkswagen Club Yogyakarta (VCY) Sumartoyo mengungkapkan, JVWF yang digagas komunitas yang dipimpinnya, adalah hajatan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempercepat pergerakan ekonomi. Pasalnya para peserta maupun pengunjung yang datang dari luar daerah dan luar negeri rata-rata mengajak keluarganya masing-masing.</div><br /> <div></div><br /> <div>Kontes dan display, yang menjadi acara utama JVWF, tahun ini saja diikuti oleh 120 mobil. Sedangkan, jumlah mobil yang datang dari Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 2.000. Sementara dari luar negeri diprediksi mencapai 600 mobil. Jika merunut data yang dimiliki penyelenggara, tahun 2015 lalu, JVWF dikunjungi oleh kurang lebih 20.000 orang dan 2.000 VW.</div><br /> <div></div><br /> <div>Sumartoyo mengatakan, setiap pencinta VW yang hadir di Jogja Expo Center tidak akan datang sendirian. Rata-rata membawa serta keluarga. Hal inilah yang menurutnya bisa menjadi peluang besar bagi dunia pariwisata karena otomatis hotel, rumah makan dan objek wisata akan kena imbasnya.</div><br /> <div></div><br /> <div>“Mereka ke sini tiga sampai empat hari bawa keluarga. Mungkin bapaknya bisa full di lokasi. Tapi anak dan istrinya mesti pengen jalan jalan, bisa ke Merapi dan sebagainya. Kalau orang luar negeri bisa ke Prambanan,” ucapnya saat ditemui di JEC, beberapa waktu lalu.</div><br /> <div></div><br /> <div>Khusus untuk orang asing, sambungnya, dengan mendatangi tempat wisata di Jogja mereka akan mengerti betapa indahnya Indonesia dan kemudian akan menyebarkan hal tersebut ke sanak saudara ataupun teman, sehingga potensi kunjungan semakin meningkat. Tahun ini ada beberapa komunitas VW yang datang dari Singapura, Thailand, Malaysia, Italia dan Inggris.</div><br /> <div></div><br /> <div>Ia mengatakan ke depan pihaknya akan membuat JVWF semakin menarik supaya orang yang datang juga akan semakin banyak. Caranya adalah dengan menampilkan kreasi-kreasi yang unik dan menggugah. Sumartoyo optimis itu bisa terjadi karena menurutnya Indonesia adalah gudangnya orang kreatif. “Saat ini misalnya ada motor yang mesinnya VW, kedepan, hal-hal kreatif macam itu yang akan akan semakin dimunculkan,” ucapnya.</div><br /> <div></div><br /> <div>Didik, Ketua Umum VCY periode 1992-1994, menambahkan, JVWF memang tidak dibuat sebagai acara otomotif semata, tapi juga untuk mengenalkan pariwisata, budaya dan kuliner Jogja.</div><br /> <div></div><br /> <div>“Saat Jumat lalu kami mengundang media asing ke Pendopo Agung Ambarukmo dan disitu ada berbagai kesenian seperti kroncong. Pembukaan JVWF 2015 juga melibatkan Bergodo Lombok Abang Kraton [Ngayogyakarta Hadiningrat]. Kami ingin terus mengangkat budaya karena itulah daya tarik utamanya,” ucapnya.</div><br /> <div></div><br /> <div>Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta menyampaikan, JVWF adalah event yang perlu terus didukung dan dilanjutkan penyelenggaraannya. Sebab, acara tersebut dinilai telah secara nyata berdampak positif  kepada masyarakat. Misalnya, hunian hotel meningkat, rumah makan semakin ramai, objek wisata semakin banyak dikunjungi, dan pusat oleh-oleh semakin laris.</div><br /> <div></div><br /> <div>“Dengan demikian perputaraan ekonomi di masyarakat ada peningkatan. Pemda [Pemerintah Daerah] DIY akan selalu mendukung JVWF,” jelasnya. JVWF sendiri telah masuk sebagai agenda tetap pariwisata di DIY.</div><br /> &nbsp;</p>

Minggu, 26 November 2017 09:20 WIB
Menggeliatkan Pariwisata Lewat Festival VW
Bantul

Menggeliatkan Pariwisata Lewat Festival VW

<p><div><em>Jumlah mobil yang datang dari Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 2.000</em></div><br /> <div></div><br /> <div><strong>Harianjogja.com, </strong><span style="font-size: 16px;"><strong>BANTUL-</strong>Jogjakarta Volkswagen Festival (JVWF) From Jogja to The World nyatanya tak hanya menjadi tempat menyenangkan bagi para pecinta mobil pabrikan asal Jerman itu, tapi juga bisa menjadi salah satu wahana untuk semakin menggeliatkan dunia pariwisata.</span></div><br /> <div></div><br /> <div>Ketua Umum Volkswagen Club Yogyakarta (VCY) Sumartoyo mengungkapkan, JVWF yang digagas komunitas yang dipimpinnya, adalah hajatan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempercepat pergerakan ekonomi. Pasalnya para peserta maupun pengunjung yang datang dari luar daerah dan luar negeri rata-rata mengajak keluarganya masing-masing.</div><br /> <div></div><br /> <div>Kontes dan display, yang menjadi acara utama JVWF, tahun ini saja diikuti oleh 120 mobil. Sedangkan, jumlah mobil yang datang dari Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 2.000. Sementara dari luar negeri diprediksi mencapai 600 mobil. Jika merunut data yang dimiliki penyelenggara, tahun 2015 lalu, JVWF dikunjungi oleh kurang lebih 20.000 orang dan 2.000 VW.</div><br /> <div></div><br /> <div>Sumartoyo mengatakan, setiap pencinta VW yang hadir di Jogja Expo Center tidak akan datang sendirian. Rata-rata membawa serta keluarga. Hal inilah yang menurutnya bisa menjadi peluang besar bagi dunia pariwisata karena otomatis hotel, rumah makan dan objek wisata akan kena imbasnya.</div><br /> <div></div><br /> <div>“Mereka ke sini tiga sampai empat hari bawa keluarga. Mungkin bapaknya bisa full di lokasi. Tapi anak dan istrinya mesti pengen jalan jalan, bisa ke Merapi dan sebagainya. Kalau orang luar negeri bisa ke Prambanan,” ucapnya saat ditemui di JEC, beberapa waktu lalu.</div><br /> <div></div><br /> <div>Khusus untuk orang asing, sambungnya, dengan mendatangi tempat wisata di Jogja mereka akan mengerti betapa indahnya Indonesia dan kemudian akan menyebarkan hal tersebut ke sanak saudara ataupun teman, sehingga potensi kunjungan semakin meningkat. Tahun ini ada beberapa komunitas VW yang datang dari Singapura, Thailand, Malaysia, Italia dan Inggris.</div><br /> <div></div><br /> <div>Ia mengatakan ke depan pihaknya akan membuat JVWF semakin menarik supaya orang yang datang juga akan semakin banyak. Caranya adalah dengan menampilkan kreasi-kreasi yang unik dan menggugah. Sumartoyo optimis itu bisa terjadi karena menurutnya Indonesia adalah gudangnya orang kreatif. “Saat ini misalnya ada motor yang mesinnya VW, kedepan, hal-hal kreatif macam itu yang akan akan semakin dimunculkan,” ucapnya.</div><br /> <div></div><br /> <div>Didik, Ketua Umum VCY periode 1992-1994, menambahkan, JVWF memang tidak dibuat sebagai acara otomotif semata, tapi juga untuk mengenalkan pariwisata, budaya dan kuliner Jogja.</div><br /> <div></div><br /> <div>“Saat Jumat lalu kami mengundang media asing ke Pendopo Agung Ambarukmo dan disitu ada berbagai kesenian seperti kroncong. Pembukaan JVWF 2015 juga melibatkan Bergodo Lombok Abang Kraton [Ngayogyakarta Hadiningrat]. Kami ingin terus mengangkat budaya karena itulah daya tarik utamanya,” ucapnya.</div><br /> <div></div><br /> <div>Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta menyampaikan, JVWF adalah event yang perlu terus didukung dan dilanjutkan penyelenggaraannya. Sebab, acara tersebut dinilai telah secara nyata berdampak positif  kepada masyarakat. Misalnya, hunian hotel meningkat, rumah makan semakin ramai, objek wisata semakin banyak dikunjungi, dan pusat oleh-oleh semakin laris.</div><br /> <div></div><br /> <div>“Dengan demikian perputaraan ekonomi di masyarakat ada peningkatan. Pemda [Pemerintah Daerah] DIY akan selalu mendukung JVWF,” jelasnya. JVWF sendiri telah masuk sebagai agenda tetap pariwisata di DIY.</div><br /> &nbsp;</p>

Minggu, 26 November 2017 09:20 WIB
Menggeliatkan Pariwisata Lewat Festival VW
Ekbis

Inilah Keganasan Notebook Spek Dewa Paling Tipis di Dunia dari ASUS

<p><div dir="auto"><em><span style="font-size: 16px;">ASUS ROG Zephyrus GX501 adalah notebook gaming tertipis di belahan bumi manapun saat ini dengan ketebalan hanya 1,69 cm</span></em></div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto"><strong>Harianjogja.com, JAKARTA-</strong>Tak hanya para pebisnis, kalangan gamers pun kini mulai membutuhkan perangkat gaming yang portabel. Untuk itu, sebuah notebook berspesifikasi tingkat dewa namun punya body super tebal dan berat mungkin perlu ditemani oleh varian tingkat dewa yang tipis untuk portabilitas.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Produk Marketing Davina Larissa Rolos mengungkapkan, selain menyediakan notebook gaming yang punya segala-galanya, ASUS juga punya varian notebook gaming terbaik di antara yang terbaik, tetapi juga sekaligus yang tertipis. "Adalah ASUS ROG Zephyrus GX501, nama notebook tersebut, yang merupakan notebook gaming tertipis di dunia," papar dia dalam rilis yang diterima <em>Harian Jogja</em>, Sabtu (25/11/2017).</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Meski tipis, bukan berarti notebook ini tidak sanggup meladeni kemampuan notebook-notebook spesifikasi maksimal yang berukuran tebal. Justru sebaliknya, ASUS ROG Zephyrus adalah notebooknya gaming tipis yang memiliki performa sangat gahar. Bahkan dengan ukurannya itu, dia sudah siap untuk menjalankan berbagai macam konten game berbasis virtual reality.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">ASUS ROG Zephyrus GX501 adalah notebook gaming tertipis di belahan bumi manapun saat ini dengan ketebalan hanya 1,69 cm. Perangkat tersebut adalah hasil perwujudan akan suatu hal yang dulunya dianggap mustahil menjadi mungkin. Yakni menciptakan mesin gaming berperforma tinggi, di mana form factornya bahkan lebih tipis dari ultrabook sekalipun.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Menyoal mengenai performa, tak ada yang perlu diragukan dari ASUS ROG Zephyrus GX501. Tiap-tiap bagian di dalam tubuhnya, terdiri dari susunan komponen perangkat kelas atas yang ada. Prosesor Intel generasi ke-7, Core i7-7700HQ disokong kartu grafis Nvidia Max-Q GTX 1080 dengan video memori 8GB GDDR5 yang punya performa 1,8 kali lebih tinggi dari GPU Nvidia GTX 1060.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Teknologi pendinginnya, ROG Active Aerodinamic System (AAS), dibuat menjadi lebih inovatif. Melalui lima buah heatpipe yang tersimpan, sistem pendinginan akan berbagi tugas meredam panas dengan cepat saat sistem sedang full load. Ada 71 baling-baling kipas pada tiap fan-nya yang terbuat menggunakan bahan polikarbonat yang dikristalisasi.  Secara keseluruhan panas yang akan direduksi oleh teknologi Active Aero System ini adalah sebanyak 20% lebih baik ketimbang pendingin konvensional.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Ketika notebook dibuka dan LID cover diangkat ke atas, bagian bawah ROG Zephyrus GX501 akan bertransformasi sedemikian rupa sehingga menciptakan ruang pembuangan panas sebesar 6mm yang terlihat sangat keren dan futuristik. Dengan terbuka ruang  itu, temperatur pada CPU dan GPU akan tereduksi sebesar 10 derajat celsius.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Produk ini telah tersedia di Indonesia dan dibanderol dengan harga Rp50,299 juta. ASUS memberikan garansi selama dua tahun senilai Rp1,250 juta serta aksesoris secara gratis yang terdiri dari backpack ROG, gaming mouse, palmrest, screw driver dan USB 3.0 to LAN cable.</div></p>

Minggu, 26 November 2017 05:20 WIB
Inilah Keganasan Notebook Spek Dewa Paling Tipis di Dunia dari ASUS
Ekbis

Inilah Keganasan Notebook Spek Dewa Paling Tipis di Dunia dari ASUS

<p><div dir="auto"><em><span style="font-size: 16px;">ASUS ROG Zephyrus GX501 adalah notebook gaming tertipis di belahan bumi manapun saat ini dengan ketebalan hanya 1,69 cm</span></em></div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto"><strong>Harianjogja.com, JAKARTA-</strong>Tak hanya para pebisnis, kalangan gamers pun kini mulai membutuhkan perangkat gaming yang portabel. Untuk itu, sebuah notebook berspesifikasi tingkat dewa namun punya body super tebal dan berat mungkin perlu ditemani oleh varian tingkat dewa yang tipis untuk portabilitas.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Produk Marketing Davina Larissa Rolos mengungkapkan, selain menyediakan notebook gaming yang punya segala-galanya, ASUS juga punya varian notebook gaming terbaik di antara yang terbaik, tetapi juga sekaligus yang tertipis. "Adalah ASUS ROG Zephyrus GX501, nama notebook tersebut, yang merupakan notebook gaming tertipis di dunia," papar dia dalam rilis yang diterima <em>Harian Jogja</em>, Sabtu (25/11/2017).</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Meski tipis, bukan berarti notebook ini tidak sanggup meladeni kemampuan notebook-notebook spesifikasi maksimal yang berukuran tebal. Justru sebaliknya, ASUS ROG Zephyrus adalah notebooknya gaming tipis yang memiliki performa sangat gahar. Bahkan dengan ukurannya itu, dia sudah siap untuk menjalankan berbagai macam konten game berbasis virtual reality.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">ASUS ROG Zephyrus GX501 adalah notebook gaming tertipis di belahan bumi manapun saat ini dengan ketebalan hanya 1,69 cm. Perangkat tersebut adalah hasil perwujudan akan suatu hal yang dulunya dianggap mustahil menjadi mungkin. Yakni menciptakan mesin gaming berperforma tinggi, di mana form factornya bahkan lebih tipis dari ultrabook sekalipun.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Menyoal mengenai performa, tak ada yang perlu diragukan dari ASUS ROG Zephyrus GX501. Tiap-tiap bagian di dalam tubuhnya, terdiri dari susunan komponen perangkat kelas atas yang ada. Prosesor Intel generasi ke-7, Core i7-7700HQ disokong kartu grafis Nvidia Max-Q GTX 1080 dengan video memori 8GB GDDR5 yang punya performa 1,8 kali lebih tinggi dari GPU Nvidia GTX 1060.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Teknologi pendinginnya, ROG Active Aerodinamic System (AAS), dibuat menjadi lebih inovatif. Melalui lima buah heatpipe yang tersimpan, sistem pendinginan akan berbagi tugas meredam panas dengan cepat saat sistem sedang full load. Ada 71 baling-baling kipas pada tiap fan-nya yang terbuat menggunakan bahan polikarbonat yang dikristalisasi.  Secara keseluruhan panas yang akan direduksi oleh teknologi Active Aero System ini adalah sebanyak 20% lebih baik ketimbang pendingin konvensional.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Ketika notebook dibuka dan LID cover diangkat ke atas, bagian bawah ROG Zephyrus GX501 akan bertransformasi sedemikian rupa sehingga menciptakan ruang pembuangan panas sebesar 6mm yang terlihat sangat keren dan futuristik. Dengan terbuka ruang  itu, temperatur pada CPU dan GPU akan tereduksi sebesar 10 derajat celsius.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Produk ini telah tersedia di Indonesia dan dibanderol dengan harga Rp50,299 juta. ASUS memberikan garansi selama dua tahun senilai Rp1,250 juta serta aksesoris secara gratis yang terdiri dari backpack ROG, gaming mouse, palmrest, screw driver dan USB 3.0 to LAN cable.</div></p>

Minggu, 26 November 2017 05:20 WIB
Inilah Keganasan Notebook Spek Dewa Paling Tipis di Dunia dari ASUS
Sleman

Hari Ini, PMI DIY Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana dan Logistik

<p><div class="entry"><br /> <div class="entrykonten"><br /> <div dir="auto"><em>PMI DIY dengan sumber daya yang dimiliki, sukarelawan, posko, logistik dapat mendukung pemerintah dalam upaya menangani bencana, sewaktu-waktu dibutuhkan PMI selalu siap</em></div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto"><strong>Harianjogja.com, SLEMAN-</strong>Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) akan menyelenggarakan simulasi penanggulangan bencana dan logistik kejadian bencana erupsi Gunung Merapi di Markas PMI DIY, Jl Siliwangi (Ringroad Barat) No3 Pathuk, Banyuraden, Gamping, Sleman, Minggu (26/11/2017).</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> Wakil Ketua Bidang Penggulangan Bencana PMI DIY Arif Rianto Budi Nugroho mengatakan, simulasi ini akan berlangsung pukul 09.30-12.00 WIB dan melibatkan 100 orang yabg terdiri dari pengurus, staf, dan sukarelawan. “Dukungan personel dan logistik sangat berpengaruh pada respons bantuan saat tanggap darurat,” ungkap dia dalam rilis yang diterima <em>Harian Jogja</em>, Sabtu (25/11/2017).</p>

Minggu, 26 November 2017 04:20 WIB
Hari Ini, PMI DIY Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana dan Logistik
Sleman

Hari Ini, PMI DIY Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana dan Logistik

<p><div class="entry"><br /> <div class="entrykonten"><br /> <div dir="auto"><em>PMI DIY dengan sumber daya yang dimiliki, sukarelawan, posko, logistik dapat mendukung pemerintah dalam upaya menangani bencana, sewaktu-waktu dibutuhkan PMI selalu siap</em></div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto"><strong>Harianjogja.com, SLEMAN-</strong>Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) akan menyelenggarakan simulasi penanggulangan bencana dan logistik kejadian bencana erupsi Gunung Merapi di Markas PMI DIY, Jl Siliwangi (Ringroad Barat) No3 Pathuk, Banyuraden, Gamping, Sleman, Minggu (26/11/2017).</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> Wakil Ketua Bidang Penggulangan Bencana PMI DIY Arif Rianto Budi Nugroho mengatakan, simulasi ini akan berlangsung pukul 09.30-12.00 WIB dan melibatkan 100 orang yabg terdiri dari pengurus, staf, dan sukarelawan. “Dukungan personel dan logistik sangat berpengaruh pada respons bantuan saat tanggap darurat,” ungkap dia dalam rilis yang diterima <em>Harian Jogja</em>, Sabtu (25/11/2017).</p>

Minggu, 26 November 2017 04:20 WIB
Hari Ini, PMI DIY Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana dan Logistik