Dosen PTN di Jogja Diduga Terlibat Penipuan Jual Beli Kondotel dan Berlian
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang dosen sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Jogja diduga terlibat penipuan jual beli kondominium hotel (kondotel) dan berlian.
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang dosen sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Jogja diduga terlibat penipuan jual beli kondominium hotel (kondotel) dan berlian.
Harianjogja.com, JOGJA—Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bantul terlihat di antara puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bantul Peduli Keadilan (FMBPK) yang mendatangi Kejaksaan Tinggi DIY, Senin (17/11/2014).
Harianjogja.com, SLEMAN—Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di sebuah meja warung angkringan di Dusun Baran RT04/RW06 Desa Kalitito, Kecamatan Berbah, Minggu (16/11/2014) pukul 16.00 WIB.
Harian Jogja edisi Selasa (18/11/2014):
Harianjogja.com, JOGJA-Polsekta Gondomanan menangkap delapan remaja yang kedapatan sedang berpesta minuman keras (Miras), Sabtu (15/11/2014) malam. Polisi menahan mereka selama sehari sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah masing-masing.
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras dan angin kencang di Prambanan, Sleman, mengakibatkan satu orang tewas, Senin (17/11/2014). Harjo Sentono, 75, meninggal karena tertimpa gazebo yang roboh di Potrojayan, Madurejo, Prambanan.
Harianjogja.com, SLEMAN-Manajemen Uttara The Icon menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon di wilayah bantaran Sungai Gajah Wong, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Minggu (16/11/2014).
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo hanya mampu merehabilitasi 100 dari 600 rumah tidak layak huni (RTLH). Keterbatasan anggaran menjadi penyebab utama.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Mulai awal November hingga Minggu (16/11/2014) setidaknya sudah ada tiga kasus wisatawan terseret arus di Pantai Selatan Gunungkidul khusunya di sisi barat. Ketiga kejadian tersebut melibatkan lima orang wisatawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Organisasi sosial kemasyarakatan yang tercatat di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gunungkidul mencapai 124 kelompok. Namun, dari jumlah tersebut hanya seperempatnya yang aktif, sementara sisanya dalam kondisi mati suri.