Kulonprogo Rencanakan APBD 2015 Rp1,2 Triliun, Ini Perinciannya
Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merencanakan anggaran pendapatan dan belanja daerah pada 2015 sebesar Rp1,2 triliun.
Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merencanakan anggaran pendapatan dan belanja daerah pada 2015 sebesar Rp1,2 triliun.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jadwal kampanye dengan rapat umum atau kampanye yang bersifat pengumpulan massa di ruang terbuka mengalami perubahan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mengaku perubahan tersebut berlaku untuk kampanye 28 Juni hingga 5 Juli 2014.
Harianjogja.com, BANTUL – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul, menemukan empat salon kecantikan di wilayah itu tidak memiliki izin gangguan dari pemerintah setempat.
Harianjogja.com, BANTUL – Tepat pada jatuhnya peringatan hari jadi 90 tahun gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, Bambalipuro, umat gereja Katolik Ganjuran menggelar Ekaristi Agung dengan mengarak sakramen maha kudus dan misa agung, Minggu (29/6/2014).
Harianjogja.com, JOGJA- Awal bulan Ramadan ini, harga kebutuhan pokok di Jogja masih terlihat stabil tinggi. Harga sejumlah kebutuhan pokok ini belum menunjukkan tanda-tanda akan turun.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Gelombang tinggi yang melanda pesisir selatan Kulonprogo selama hampir sepekan, mengakibatkan puluhan nelayan gagal melaut.
Harianjogja.com, SLEMAN - Ketua Majelis Hakim Mahkamah Agung RI memvonis mati dua terpidana yang juga orangtua dan anak yakni Chairil Anwar, 45, serta Yonas Revalusi Anwar, 20, warga Kalasan Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN- Kepolisian Daerah (Polda DIY) melarang penyulut maupun penjual petasan. Namun, tidak semua jenis petasan dilarang.
Harianjogja.com, SLEMAN - Polda DIY akan menindak tegas para penyulut dan penjual petasan yang menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Meski demikian tidak semua jenis petasan tergolong melanggar.
Harianjogja.com, JOGJA- Jumlah pelanggaran dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK) di Kota Jogja, telah menyentuh angka 2.250 pelanggaran.