Ada Pabrik Bikin Harga Tanah di Lendah Melambung
Harianjogja.com, KULONPROGO—Harga tanah di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah mulai melambung setelah beroperasinya pabrik Quick Tractor di Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Harga tanah di Desa Ngentakrejo, Kecamatan Lendah mulai melambung setelah beroperasinya pabrik Quick Tractor di Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo.
Harianjogja.com, SLEMAN—Formulir hasil rekapitulasi pemungutan suara (C1) dari TPS mulai masuk ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, Kamis (10/4). Meski demikian, perekapan baru akan dilakukan mulai pekan depan, tepatnya 18 April 2014.
Harianjogja.com, SLEMAN—Ribuan alat peraga kampanye (APK) yang ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman belum jelas nasibnya. Sampai saat ini, belum ada regulasi yang mengatur tindak lanjut terkait APK tersebut.
Harianjogja.com, BANTUL-Palang Merah Indonesia (PM) Cabang Bantul melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di beberapa tempat yang bekerja di luar batas waktu normal yakni mulai dari H-1 pelaksanaan pemungutan suara hingga pemungutan suara selesai hingga Kamis (10/4) dini hari.
Harianjogja.com, SENTOLO—Tingkat partisipasi pemilih di tempat pemungutan suara (TPS) Kecamatan Temon tidak lebih dari 50%. Diperkirakan, konflik pembangunan bandara yang berada di wilayah tersebut menjadi penyebabnya.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua orang meninggal dunia seusai memberikan hak suaranya dalam Pemilu Legislatif di Sleman, Rabu (9/4/2014). Keduanya meninggal karena gantung diri dan pingsan di tempat pemungutan suara (TPS).
Harianjogja.com, BANTUL- Di Bantul, pemungutan suara ulang juga akan dilakukan di dua TPS, yakni di TPS 5 dan TPS 15 Desa Sriharjo, Imogiri.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di DIY terpaksa harus menggelar coblosan ulang yakni di dua TPS di Gunungkidul dan dua TPS lagi di Bantul.
Harian Jogja edisi Jumat (11/4/2014)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Uang dua karung senilai Rp510 juta yang diamankan oleh Polres Gunungkidul saat razia cipta kondisi di masa tenang, beberapa waktu lalu, diduga kuat milik salah satu partai politik peserta pemilu 2014.