Dana Rp4,1 Miliar Ngendon, Diusulkan Jadi Tambahan ADD 2014
Harianjogja.com, BANTUL–Alokasi Dana Desa (ADD) yang ngendon atau yang tidak terserap maksimal untuk beberapa desa di Bantul pada 2013 diusulkan bisa menjadi pos tambahan ADD 2014 ini.
Harianjogja.com, BANTUL–Alokasi Dana Desa (ADD) yang ngendon atau yang tidak terserap maksimal untuk beberapa desa di Bantul pada 2013 diusulkan bisa menjadi pos tambahan ADD 2014 ini.
Harianjogja.com, BANTUL- Cuaca mendung dan hujan beberapa hari terakhir di Bantul mengganggu operasional teknologi hybrid surya cell dan kincir angin di Pantai Baru Srandakan Bantul, yang selama ini menyuplai kebutuhan energi listrik bagi warga sekitar.
Harianjogja.com, JOGJA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Jogja masih bingung dalam melayani pasien dengan jaminan kesehatan mandiri dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Harianjogja.com, JOGJA–Kantor Cabang Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Jogja telah menjalin kerja sama dengan 16 rumah sakit di Kota Jogja untuk melayani pasien yang menggunakan kartu BPJS Kesehatan.
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi gelombang tinggi di pantai selatan akan berlangsung hingga lima hari ke depan.
Harianjogja.com, JOGJA- Jumlah bregada yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta bertambah banyak dan fungsinya pun berubah.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan warga menggelar deklarasi manifesto rakyat DIY mendukung Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Presiden (Capres) RI, Minggu (19/1/2014).
Ada yang berbeda dengan kawasan Jalan Malioboro, Jogja, Minggu (19/1/2014) sore. Kawasan yang menjadi jantung kota dan biasa dijejali lalu lalang kendaraan dan wisatawan itu mendadak sepi. Mengapa Malioboro sepi dari kendaraan, berikut tulisan wartawan Harianjogja.com Jumali.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 50 pasangan suami istri di Dusun Kedungdowo Kulon, Desa Pampang, Kecamatan Paliyan belum memiliki akta nikah. Mereka mengaku tidak tahu cara mendapatkan akta nikah yang sah.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pendistribusian beras untuk rakyat miskin daerah (Raskinda) di Kulonprogo terancam tidak tersalur tepat waktu.