PENDAKI HILANG : Jalur Selatan Aman, tapi Hanya Sampai Pos Kendit
[caption id="attachment_437700" align="alignleft" width="450"] Ilustrasi pendaki (JIBI/Harian Jogja/Reuters)[/caption]
[caption id="attachment_437700" align="alignleft" width="450"] Ilustrasi pendaki (JIBI/Harian Jogja/Reuters)[/caption]
[caption id="attachment_437666" align="alignleft" width="448"] Telur ayam (JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia)[/caption]
[caption id="attachment_437647" align="alignleft" width="370"] Ilustrasi abrasi Pantai Samas (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)[/caption]
[caption id="attachment_437642" align="alignleft" width="150"] Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Ilustrasi)[/caption]
[caption id="attachment_437631" align="alignleft" width="370"] Abrasi Pantai Samas (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)[/caption]
[caption id="attachment_437624" align="alignleft" width="448"] Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Istimewa)[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk menjadi Desa Wisata bukanlah perkara yang mudah. Harus ada berbagai parameter, salah satunya adalah geliat potensi wisata kuliner di daerah tersebut sehingga akan memberikan supply pada perekonomian masyarakat.
[caption id="attachment_437583" align="alignleft" width="450"] JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA – Momen Lebaran dimanfaatkan produsen makanan khas Jogja untuk menambah stok karena toko oleh-oleh biasanya menjadi sasaran bagi para pemudik maupun wisatawan.
[caption id="attachment_437565" align="alignleft" width="450"] JIBI/Harian Jogja/Desi SuryantoIlustrasi wisata pantai[/caption]