Diperkirakan 180.000 Orang di AS Meninggal Akibat Corona
Pandemi penyakit virus corona (Covid-19) diprediksi telah akan membunuh 180.000 orang di Amerika Serikat pada Oktober 2020.
Pandemi penyakit virus corona (Covid-19) diprediksi telah akan membunuh 180.000 orang di Amerika Serikat pada Oktober 2020.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY siap menjalankan sejumlah protokol kesehatan dalam pembukaan hotel dan restoran di Jogja. Sejumlah protokol kesehatan mulai disiapkan seperti pembatasan tamu di kolam renang.
Kondisi kesehatannya cukup baik sehingga tak perlu dirawat intensif di rumah sakit.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis pagi bertolak menuju Surabaya, Jawa Timur (Jatim) untuk meninjau posko penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19 daerah ini, dan kemudian akan berlanjut ke Banyuwangi di antaranya untuk meninjau kesiapan adaptasi kebiasaan baru pada destinasi wisata di kabupaten tersebut.
ata Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi acuan dalam pendistribusian bantuan sosial oleh Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memiliki masalah validitas. Merespon hal ini, Pemda DIY minta Kementerian Sosial memverifikasi kembali DTKS.
Banyak dari orang tua siswa yang mencabut SKD saat pendaftaran berlangsung. Dari laporan panitia PPDB, hingga hari ini Rabu (24/6/2020) ada 1.007 pendaftar yang menggunakan SKD mencabut berkasnya.
Dinas Pariwisata DIY melakukan pendampingan terhadap simulasi protokol usaha jasa pariwisata hotel dan restoran restoran di Kota Jogja. Bersama Dinas Pariwisata Kota Jogja dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY sejumlah hotel dan restoran di Kota Jogja ditinjau menyangkut protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang diterapkan.
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO, menerangkan dalam konferensi pers bahwa virus ini berkembang dengan cepat. Pada bulan pertamanya kasus yang dilaporkan kurang dari 10.000 kasus
Harian Jogja Edisi Kamis (25/6/2020)
Ahli Epidemiologi dan Informatika Penyakit Menular dari Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan saat ini Indonesia telah memiliki lebih dari 76.000 data penyelidikan epidemiologi Covid-19.