Danantara Akuisisi Aset Hotel di Makkah untuk Jemaah RI
Danantara Indonesia mengakuisisi aset hotel dan lahan di Makkah sebagai langkah awal masuk bisnis hospitality untuk layanan jemaah haji dan umrah.
Pemain belakang Inggris John Stones menyundul bola ke arah gawang Skotlandia dalam macthday kedua Grup D Euro 2020/Twitter-@EURO2020
Harianjogja.com, JAKARTA - Dua pertandingan pada matchday kedua Grup D Euro 2020 selesai dimainkan dan berakhir dengan hasil imbang. Kroasia ditahan Republik Ceko 1-1, sedangkan Inggris bermain sama kuat tanpa gol dengan Skotlandia.
Bermain di Stadion Hampden Park, Jumat (18/6/2021) malam WIB, Ceko yang sudah mengantongi satu kemenangan tidak ingin mengambil resiko dengan bermain bertahan dan membiarkan Kroasia menguasai jalannya laga. Pada 10 menit pertama, kedua tim bermain hati-hati tidak ingin kebobolan gol cepat.
Peluang pertama di laga ini hadir dari kubu Ceko lewat Jakub Jankto. Tapi sayang bola sepakan Jankto yang menerima umpan tarik dari sayap kanan masih melambung tinggi.
Kroasia akhirnya bisa menciptakan peluang dan tendangan pertama ke arah gawang Ceko. Lewat skema kerja sama tendangan sudut, bola sepakan Ivan Perisic di menit 22 dari dalam kotak penalti masih mengarah ke kiper Ceko, Tomas Vaclik.
?? Czech Republic top Group D ?
— UEFA EURO 2020 (@EURO2020) June 18, 2021
How will it finish?#EURO2020
Drama terjadi pada menit ke-35. Wasit Carlos Del Cerro Grande melihat VAR dan merasa bek Kroasia, Dejan Lovren melakukan pelanggaran ke Patrik Schick saat menghalau bola tendangan sudut Ceko. Usai memeriksa VAR, wasit menghadiahkan penalti ke Ceko.
Schick yang maju sebagai algojo dengan dingin menaklukkan kiper Kroasia Dominik Livakovic di menit 37. Padahal Schick baru saja terkapar dengan hidung berdarah usai disikut Lovren.
Kroasia nyaris menyamakan kedudukan semenit kemudian. Rebic yang sudah berdiri bebas dan tinggal berhadapan dengan kiper malah gagal memanfaatkan peluang. Bola sepakan pemain AC Milan itu menyamping dari gawang Vaclik. Hingga pluit akhir dibunyikan wasit, babak pertama tetap 1-0 untuk keunggulan Ceko.
Kroasia memberikan respons sempurna pada babak kedua. Penyerang sayap Kroasia Ivan Perisic berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-47 usai melakukan gerakan ke dalam kotak penalti dari sisi sebelah kiri yang diakhiri sepakan keras ke sudut kanan gawang.
Ini adalah gol ke-29 Perisic Bersama Kroasia. Usai gol ini, jalannya laga lebih seru, tetapi tidak ada gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang tandan berakhirnya pertandingan.
Sementara itu, di Stadion Wembley, Sabtu (19/6/2021) dini hari WIB, Inggris dan Skotlandia bermain ngotot. Inggris ingin mengamankan tempat di babak 16 besar, sedangkan Skotlandia ingin bangkit usai dikalahkan Republik Ceko 2-0 pada laga pertama.

Jalannya laga Inggris vs Skotlandia berlangsung panas dan keras pada babak pertama. Banyak pelanggaran terjadi sepanjang pertandingan yang dipimpin wasit Antonio Mateu Lahoz dari Spanyol.
Inggris mempunyai peluang emas pertama untuk mencetak gol lewat sundulan kepala John Stones. Tapi heading Stones yang memanfaatkan umpan pojok masih membentur mistargawang.
Mason Mount yang berperan sebagai pengatur serangan juga mempunyai kesempatan menjebol gawang Skotlandia yang dijaga David Marshall.
Keasikan menyerang, Skotlandia berbalik mengancam Inggris. Sepakan gelandang Skotlandia, Stephen O\'Donnell berhasil ditepis kiper Inggris, Jordan Pickford dengan gemilang. Skor babak 1 Inggris vs Skotlandia masih 0-0.
? Stones heads against a post! ?
— UEFA EURO 2020 (@EURO2020) June 18, 2021
Who\'s impressed in the opening 15?#EURO2020 pic.twitter.com/BfeQ6lurgM
Pada babak kedua, jalannya laga lebih seru. Inggris mengambil alih jalannya pertandingan sementara Skotlandia mengandalkan serangan balk. Inggris mempunyai tiga peluang lewat Mason mount, Phil Foden, dan Reece James tapi semuanya gagal berbuah gol.
Skotlandia yang sesekali menyerang juga peluang emas. Sepakan striker Skotlandia, Lyndon Dykes, disapu Reece James dari garis gawang. Che adams juga punya kesempatan menjebol gawang Pickford, tapi bola sepakannya belum tepat sasaran.
Inggris memasukkan Marcus Rashford dan Jack Grealish untuk menambah intensitas serangan, tapi hingga peluit akhir dibunyikan skor Inggris vs Skotlandia berakhir 0-0.
Zlatko Dalic, pelatih Kroasia: "Pada akhirnya kedua tim pantas mendapatkan hasil imbang. Kami memiliki awal yang buruk, kami lambat dan kami mencoba untuk memberikan tekanan yang tidak perlu. Kami tidak kompak, tetapi, setelah gol, kami bermain lebih baik. Semuanya masih di tangan kami."
Jaroslav Šilhavý, pelatih Republik Ceko: "Saya harus mengatakan saya terkejut dengan seberapa banyak penguasaan bola yang kami miliki di babak pertama. Lawan kami tidak menekan kami setinggi itu dan mereka membiarkan kami bermain – kami memiliki beberapa peluang dan mencetak gol dari penalti . Saya minta maaf atas kebobolan segera setelah babak kedua dimulai karena itu disebabkan oleh hilangnya fokus kami."
Gareth Southgate, pelatih Inggris: "Ini adalah malam yang membuat frustrasi. Anda harus memberi kredit besar kepada Skotlandia. Jika Anda tidak akan memenangkan pertandingan, maka penting agar Anda tidak kehilangannya. Kami tidak melakukan hal yang cukup signifikan untuk memenangkan pertandingan malam ini.”
Steve Clarke, pelatih Skotlandia: "Ini adalah malam yang baik. Kami bermain bagus. Saya tahu saya memiliki sekelompok pemain yang bagus dan mereka menunjukkan itu. Kami memiliki peluang untuk menang. Inggris juga memiliki momen mereka dan, melihatnya, Anda tidak akan tahu tim mana yang menjadi favorit, yang merupakan pujian bagi kami. Hal yang paling menyenangkan adalah kami bermain ketika kami menguasai bola dan menciptakan sejumlah peluang."
Grup D
Inggris vs Kroasia (Matchday I): 1-0
Republik Ceko vs Skotlandia (Matchday I) : 2-0
Kroasia vs Republik Ceko (Matchday II): 1-1
Inggris vs Skotlandia (Matchday II): 0-0
| Tim | Main | Menang | Kalah | Seri | Gol | Kemasukan | Selisih Gol | Poin |
| Rep. Ceko | 1 | 1 | 0 | 1 | 3 | 1 | 2 | 4 |
| Inggris | 1 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 | 4 |
| Kroasia | 1 | 0 | 1 | 1 | 1 | 2 | -1 | 1 |
| Skotlandia | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 2 | -2 | 1 |
Sumber: UEFA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Danantara Indonesia mengakuisisi aset hotel dan lahan di Makkah sebagai langkah awal masuk bisnis hospitality untuk layanan jemaah haji dan umrah.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.
Google meluncurkan Gemini 3.5 Flash di Google I/O 2026. Model AI baru ini lebih cepat, murah, dan fokus mendukung era AI agent.
Honda patenkan teknologi pseudo-clutch untuk motor listrik masa depan. Menghadirkan kembali sensasi kopling, inersia, dan getaran khas motor bensin.