Tips Sehat Idul Adha: Hindari Daging Berlebih, Ini Penjelasan Dokter
Dokter mengingatkan risiko konsumsi daging kurban berlebihan saat Idul Adha. Simak batas aman dan tips sehat agar terhindar hipertensi dan kolesterol.
Bakal calon anggota DPD RI asal DIY, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega pada acara Sarasehan Pendidikan Karakter di Gedung Serbaguna Sleman, Senin (30/1/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk mewujudkan generasi emas 2045, anak-anak muda diminta untuk tetap memiliki kepekaan sosial. Oleh karena itu anak muda saat ini jangan hanya fokus dengan gadgetnya saja.
"Di era digital saat ini anak-anak muda tidak bisa lepas dari gadget. Banyak anak muda yang akhirnya tidak peka karena terlalu fokus pada dirinya. Padahal salah satu upaya mewujudkan generasi emas 2045, pemuda dan pemudi bangsa harus memiliki kepekaan sosial," ujar bakal calon anggota DPD RI asal DIY, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega pada acara Sarasehan Pendidikan Karakter di Gedung Serbaguna Sleman, Senin (30/1/2023).
BACA JUGA : Ini Daftar Nama 9 Bakal Calon DPD Dapil DIY
Ia menjelaskan, untuk menjadi pemimpin yang berkarakter perlu keberanian untuk membangun kebiasaan yang positif, selalu menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai jalan hidup dan yang paling penting adalah memiliki kepekaan sosial. "Jangan merasa puas diri kalau secara akademis, materi, spiritual sudah merasa paling baik tapi kepekaan sosial nol," ucapnya.
Sekarwangi yang mencintai dunia anak-anak ini aktif di kegiatan kerelawanan terutama mengajar anak-anak. Menurutnya, aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi adalah salah satu cara dalam melatih kepekaan sosial seseorang. "Bicara pemimpin muda yang berkarakter harus memiliki kemampuan kepekaan sosial, kuncinya adalah berorganisasi," katanya.
Ia mengajak para peserta sarasehan untuk tampil menyampaikan pendapat tentang Indonesia Emas 2045. Menurutnya segala upaya mendidik karakter kepemimpinan muda ini tak lepas dari tujuan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. "Indonesia emas 2045 nanti yang akan menjadi pemimpin adalah teman-teman, oleh karena itu perlu menjadi pemimpin yang berkarakter dalam membangun bangsa," katanya.
BACA JUGA : 11 Orang Daftar Jadi Calon Anggota DPD RI ke KPU DIY
Sekarwangi tampil sebagai salah satu narasumber dalam acara Smartfes yang di Auditorium Driyarkara Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Sabtu (28/1/2023). Ia mendorong anak-anak muda untuk terus berkembang melalui berbagai kanal. "Anak-anak muda memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin, menjadi catalyst of change. Namun, kemampuan tersebut perlu terus diasah agar muncul sebagai kekuatan diri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dokter mengingatkan risiko konsumsi daging kurban berlebihan saat Idul Adha. Simak batas aman dan tips sehat agar terhindar hipertensi dan kolesterol.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.