Pemkab Gunungkidul Minta Dispensasi Solar untuk Bus Sekolah
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Bawaslu Gunungkidul memastikan sudah membentuk tim pengawas pemilu hingga tingkat kalurahan. Hal ini tak lepas adanya rencana pelantikan anggota panitia pengawas (Panwas) kalurahan pada Senin (6/2/2023).
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rini Iswandari mengatakan, tahapan rekrutmen panwas kalurahan sudah selesai. Hasil seleksi sudah diumumkan Sabtu (4/2/2023). “Besok [Senin, 6/2/2023] petugas panwas kalurahan terpilih akan dilantik,” kata Rini kepada wartawan, Minggu (5/2/2023).
Dia mengakui, proses rekrutmen panwas kalurahan sempat terkendala karena pendaftaran di delapan kalurahan terpaksa diperpanjang. Meski demikian, hal tersebut bukan menjadi masalah karena setelah melalui proses seleksi akhirnya 144 petugas telah resmi diterima menjadi panwas.
“Perpanjangan dikarenakan belum memenuhi syarat, tapi semua bisa terlaksana dengan baik hingga akhirnya diumumkan hasil dari seleksi,” katanya.
BACA JUGA: Tahap Pemilu Baru Saja Mulai, 2 Laporan Pelanggaran Sudah Terjadi di Kota Jogja
Rini mengungkapkan, dengan diumumkannya panwas kalurahan, maka tim pengawasan di Pemilu 2024 sudah hampir terbentuk semua. Oleh karena itu, pengawasan mulai dari tingkat kabupaten hingga kalurahan dalam tahapan Pemilu 2024 sudah bisa dilakukan semua.
“Tinggal kurang pengawas Tempat Pemungutan Suara [TPS]. Petugas ini, baru direkrut pada Januari 2024 atau sebelum coblosan berlangsung,” katanya.
Dia menambahkan, setelah dilakukan pelantikan, para petugas panwas kalurahan akan diterjunkan dalam proses pencocokan dan penelitian data pemilih. Rencananya verifikasi dan validasi data ini berlangsung mulai pertengahan bulan ini.
“Tentunya untuk pengawasan agar para petugas coklit tidak ngawur dalam mendata calon pemilih. Salah satunya memastikan proses dilakuan dengan mendatangi rumah ke rumah warga,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, untuk tim penyelenggara pemilu sudah terbentuk di kapanewon maupun kalurahan. Adapun petugas PPK maupun PPS juga sudah mulai bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki.
Menurut dia, tahapan sekarang persiapan untuk coklit data pemilih di Pemilu 2024. Hal ini dimulai dengan rekrtumen panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih).
“Sudah selesai dan juga telah diumumkan hasilnya. Setelah dilantik, nanti langsung bekerja dengan mendatangi rumah warga calon pemilih untuk verifikasi data,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.