Rupiah Digital Masuk Tahap Eksperimental, BI Siapkan Fatwa Halal
BI terus mengembangkan Rupiah Digital yang memasuki tahap eksperimental transaksi lintas negara dan telah mendapat fatwa halal DSN.
Ilustrasi Pemilu 2024 di Pulau Papua./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda menilai potensi konflik kepengurusan partai politik (parpol) sangat besar dalam sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024.
Sebagai informasi, saat ini MK sedang mendalami perkara nomor 114/PUU-XX/2022 tentang sistem pemilu. Para penggugat meminta agar sistem pemilu yang awalnya proporsional terbuka diganti menjadi proporsional tertutup.
“Dampaknya cukup kompleks memang, kompleksitasnya misalnya potensi partai kepengurusan dari tingkat kabupaten, provinsi, pusat, pasti akan menjadi episentrum konflik baru,” jelas Huda di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/2/2023).
Dia menjelaskan, dalam sistem proporsional tertutup yang punya hak mengajukan nama kader yang jadi DPR dan DPRD adalah kepengurusan parpol di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat.
Dengan begitu, akan sangat memungkinkan adanya ketidaksepahaman antara kader dengan pengurus di masing-masing tingkatan partai soal nama yang dipilih jadi anggota dewan.
“Karena bisa saja ada kader, baik kader baru, kader lama partai, yang misalnya enggak setuju dengan keputusan ketuanya di level kepengurusan masing-masing,” ujar Ketua Komisi X DPR itu.
Selain itu, Huda juga berpendapat masyarakat hanya akan memilih ‘kucing di dalam karung’ sebab dalam sistem pemilu tertutup masyarakat tak memilih langsung wakilnya di parlemen namun hanya partai politiknya.
“Politik beli kucing dalam karung itu bisa terjadi ketika masyarakat tidak lagi mencoblos nama tetapi tanda gambar. Kan itu nanti kalau tertutup yang ada hanya logo partai, nama-nama calegnya [calon legislatif] tidak ada sama sekali hilang,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BI terus mengembangkan Rupiah Digital yang memasuki tahap eksperimental transaksi lintas negara dan telah mendapat fatwa halal DSN.
Prakiraan cuaca Jogja Kamis 1 Oktober 2026 mayoritas berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca tiap kecamatan.
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jam keberangkatan dan kedatangan di tiap stasiun.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.