21 Layanan dan Kondisi yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan 2026
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
Salah satu bakal caleg (kiri) sedang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Kantor DPW PKB DIY. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DIY berusaha melakukan penyaringan bakal calong legislative yang akan maju dalam Pemilihan Legislatif pada 2024 mendatang. Dalam uji kelayakan dan kepatutan atau disebutnya dengan UKK itu melibatkan kiai dan akademisi sebagai penguji.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB DIY Jumakir menjelaskan uji kelayakan dan kepatutan digelar untuk melihat komitmen, kesiapan dan kemampuan dari setiap bakal calon untuk bertarung di 2024. Termasuk melihat komitmen mereka dalam memberikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandat serta upayanya dalam berkontribusi untuk kemenangan partai.
BACA JUGA : Sudah Dikunci Gerindra, Muhaimin Pikir-pikir Saat Diduetkan
“Kami ingin melihat kemampuan bacaleg dalam menghadapi pemilu dan pilpres nanti. Termasuk memastikan bakal calon ini harus siap dan memiliki kapabilitas untuk memenangkan Gus Muhaimin dan PKB,” katanya Sabtu (25/2/2023).
Ketua DPW PKB DIY Agus Sulistiyono mengatakan, UKK bakal caleg melibatkan ulama dalam hal ini KH Chasan Abdullah yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Asslafiyah, Mlangi sekaligus selaku Ketua Pengelolaan Politik Jamaah (JPP) PWNU DIY. Kemudian dari akademisi menghadirkan Dosen Fisipil UGM Arie Ruhyanto.
“Keduanya sengaja kami hadirkan dalam uji kelayakan dan kepatutan ini,” katanya.
Ia berharap dengan melibatkan perwakilan dua unsur tersebut, sehingga proses pengujian dapat melihat secara langsung kesiapan bakal Calon legislatif serta memastikan bahwa calon memiliki kemampuan atau mumpuni.
BACA JUGA : Hijaber Jogja Galang Dukungan untuk Muhaimin Lewat Kelas
“Uji kelayakan dan kpeatutan ini sangat penting, agar kami tahu sejauh mana kesiapan bacaleg, maka dari itu kami melibatkan penguji mumpuni dan representatif,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.
Prabowo memimpin upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI. Sejumlah satuan baru akan diresmikan dan komandan satuan dikukuhkan.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.
Universitas Sanata Dharma mengukuhkan 108 apoteker baru Angkatan 51. Seluruh peserta UKOMNAS PDPA dinyatakan lulus 100 persen.