Nelayan Gunungkidul Dilatih Sertifikasi SKN, Keselamatan Jadi Fokus Utama
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPC PDI Perjuangan Gunungkidul belum kepikiran tentang Pilkada 2024. Pasalnya, partai berlambang banteng moncong putih ini masih fokus untuk penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) di tahun yang sama.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, saat sekarang belum kepikiran untuk membahas pilkada. Menurutnya program lebih difokuskan ke Pemilu 2024 yang dilaksanakan terlebih dahulu.
Oleh karenanya, ia mengakui pilkada belum masuk agenda pembahasan karena fokus dicurahkan untuk pemenangan di Pileg. “Tentunya kami harus memenuhi target yang ditetapkan oleh DPP. Apalagi Pileg 2024 rasanya akan lebih berat, termasuk bagi caleg yang berstatus petahana,” katanya Endah kepada wartawan, Selasa (7/3/2023).
BACA JUGA : APBD Defisit, Anggaran Pilkada Gunungkidul Ikut Terdampak
Ia mengakui program difokuskan untuk pileg karena hasilnya akan menjadi acuan dalam pencalonan di Pilkada 2024. “Makanya fokus pileg dulu, setelahnya baru memikirkan pilkada,” katanya.
Menurut dia, untuk persiapan pileg sudah menetapkan bakal calon legislative untuk DPRD Gunungkidul. Endah mengakui sudah mengantongi 45 nama yang akan didaftarkan ke KPU sebagai caleg.
“Proses perekrutan sudah selesai dan tinggal diplenokan. Kalau tidak ada halangan pleno penepatan bacaleg Pemilu 2024 dilaksanakan Kamis [9/3/2023],” katanya.
Disinggung mengenai bacaleg petahana, Endah mengungkapkan, dari sepuluh anggota DPRD Gunungkidul saat ini, ada sembilan orang yang akan maju lagi. Adapun satu orang ditugaskan partai untuk maju dalam pileg di tingkat provinsi.
“Pak Dhemas Kursiswanto maju sebagai bacaleg DPRD provinsi. Sedangkan saya bersama delapan anggota dewan lainnya tetap maju di Gunungkidul,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, tahapan yang sudah berjalan untuk Pemilu 2024. Adapun pilkada, ia memprediksi baru dimulai pada November mendatang atau satu tahun sebelum pencoblosan.
BACA JUGA : Gunungkidul Usulkan Dua Perubahan Dapil Pemilu 2024
“Sekarang masih dalam proses pembasahan bersama pemkab tentang biaya penyelenggaraan pilkada,” katanya.
Hani menjelaskan, untuk pencalonan komposisi DPRD sekarang tidak bisa dijadikan acuan karena prosesnya akan mengacu pada hasil Pemilu 2024. Hal ini sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Pilkada.
“Pencalonan dari jalur partai akan menggunakan hasil pemilu terakhir. Ini berarti memakai hasil Pemilu 2024. Hal sama untuk calon perorangan, jumlah dukungan akan mengacu pada Daftar Pemilih Tetap di Pemilu 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.