Gunungkidul Siapkan 4 Hektare untuk Bangun TPST Wukirsari
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPC PDI Perjuangan Gunungkidul belum kepikiran tentang Pilkada 2024. Pasalnya, partai berlambang banteng moncong putih ini masih fokus untuk penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) di tahun yang sama.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, saat sekarang belum kepikiran untuk membahas pilkada. Menurutnya program lebih difokuskan ke Pemilu 2024 yang dilaksanakan terlebih dahulu.
Oleh karenanya, ia mengakui pilkada belum masuk agenda pembahasan karena fokus dicurahkan untuk pemenangan di Pileg. “Tentunya kami harus memenuhi target yang ditetapkan oleh DPP. Apalagi Pileg 2024 rasanya akan lebih berat, termasuk bagi caleg yang berstatus petahana,” katanya Endah kepada wartawan, Selasa (7/3/2023).
BACA JUGA : APBD Defisit, Anggaran Pilkada Gunungkidul Ikut Terdampak
Ia mengakui program difokuskan untuk pileg karena hasilnya akan menjadi acuan dalam pencalonan di Pilkada 2024. “Makanya fokus pileg dulu, setelahnya baru memikirkan pilkada,” katanya.
Menurut dia, untuk persiapan pileg sudah menetapkan bakal calon legislative untuk DPRD Gunungkidul. Endah mengakui sudah mengantongi 45 nama yang akan didaftarkan ke KPU sebagai caleg.
“Proses perekrutan sudah selesai dan tinggal diplenokan. Kalau tidak ada halangan pleno penepatan bacaleg Pemilu 2024 dilaksanakan Kamis [9/3/2023],” katanya.
Disinggung mengenai bacaleg petahana, Endah mengungkapkan, dari sepuluh anggota DPRD Gunungkidul saat ini, ada sembilan orang yang akan maju lagi. Adapun satu orang ditugaskan partai untuk maju dalam pileg di tingkat provinsi.
“Pak Dhemas Kursiswanto maju sebagai bacaleg DPRD provinsi. Sedangkan saya bersama delapan anggota dewan lainnya tetap maju di Gunungkidul,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, tahapan yang sudah berjalan untuk Pemilu 2024. Adapun pilkada, ia memprediksi baru dimulai pada November mendatang atau satu tahun sebelum pencoblosan.
BACA JUGA : Gunungkidul Usulkan Dua Perubahan Dapil Pemilu 2024
“Sekarang masih dalam proses pembasahan bersama pemkab tentang biaya penyelenggaraan pilkada,” katanya.
Hani menjelaskan, untuk pencalonan komposisi DPRD sekarang tidak bisa dijadikan acuan karena prosesnya akan mengacu pada hasil Pemilu 2024. Hal ini sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Undang-Undang tentang Pilkada.
“Pencalonan dari jalur partai akan menggunakan hasil pemilu terakhir. Ini berarti memakai hasil Pemilu 2024. Hal sama untuk calon perorangan, jumlah dukungan akan mengacu pada Daftar Pemilih Tetap di Pemilu 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.