DPRD Gunungkidul Siapkan Net dan Bola Voli untuk Masyarakat
DPRD Gunungkidul menyiapkan bantuan sarana olahraga untuk masyarakat. Net dan bola voli masuk APBD Perubahan 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul bakal mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus bagi para santri dan narapidana. Diperkirakan jumlah total lokasi pemilihan di Pemilu 2024 sebanyak 2.710 TPS.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pencoblosan di Pemilu 2024 baru terlaksana di 14 Februari 2024. Meski demikian, saat ini sudah mulai dipersiapkan, salah satunya mengenai TPS.
Pihaknya sudah membuat kajian berkaitan dengan tempat pemilihan ini. Diperkirakan jumlah TPS ada 2.710 lokasi yang tersebar di seluruh wilayah di Gunungkidul. “Sudah dipetakan jumlah kebutuhan TPS di Pemilu 2024,” katanya, Minggu (9/4/2023).
BACA JUGA : KPU Gunungkidul Segera Tetapkan Daftar Pemilih
Hani menjelaskan, keberadaan TPS tidak hanya untuk melayani masyarakat umum. Namun demikian, juga ada TPS khusus bagi narapidana dan para santri.
Sesuai dengan kajian yang dilakukan rencananya ada tiga TPS khusus. Tempat pencoblosan akan dibangun di area Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2B Wonosari dan Lapas Perempuan Kelas 2B DIY di Kalurahan Baleharjo, Wonosari.
“Untuk satu TPS khusus berada di Kaluarahan Kepek dan lokasinya dekat pondok pesantren di kawasan tersebut,” katanya.
Hani menjelaskan, penyediaan TPS khusus untuk memastikan para santri maupun napi tetap mendapatkan hak pilihnya di Pemilu 2024. “Jadi tetap difasilitasi karena mereka juga memiliki hak pilih yang harus disuarakan,” katanya.
BACA JUGA : Ribuan Penyandang Disabilitas di Gunungkidul Masuk
Anggota KPU Gunungkidul, Supami mengatakan, untuk tahapan pemilihan hingga sekarang masih dalam tahap Daftar Pemilih Sementara (DPS). Total jumlah pemilih ini sebanyak 616.419 jiwa. Rinciannya pemilih laki-laki sebanyak 301.304 jiwa dan perempuan ada 315.115 orang. “Didalamnya juga ada pemilih disabilitas,” kata Supami.
Ia menambahkan, KPU Gunungkidul berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi penyadang disabilitas dalam menggunakan hak pilihnya. Rencananya, Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibuat harus ramah difabel sehingga warga berkebutuhan khusus ini tidak kesulitan untuk mengaksesnya.
“Kami akan pastikan petugas pemilihan benar-benar memberikan kemudahan akses bagi pemilih yang datang ke TPS. Ini termasuk untuk kelompok disabilitas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul menyiapkan bantuan sarana olahraga untuk masyarakat. Net dan bola voli masuk APBD Perubahan 2026.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.