Bahaya Paylater Mengintai Mahasiswa, Pakar Ingatkan Risiko
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Sejumlah Komisioner Bawaslu DIY dalam kegiatan Tasyakuran Hari Lahir Bawaslu ke-15, Minggu (9/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DIY meminta semua pihak untuk menahan diri dengan tidak melakukan kegiatan kampanye di tempat ibadah. Meski demikian Parpol diyakini sudah memahami ruang aktivitas yang diperbolehkan dan tidak di tahun politik ini.
“Kami berharap seluruh peserta Pemilu 2024 mampu menahan diri, menjelang tahun politik, khususnya selama momentum Ramadan 2023 ini agar DIY tetap kondusif tanpa muncul polarisasi di kalangan masyarakat,” kata Ketua Bawaslu DIY Sutrisnowati di sela-sela acara Tasyakuran Harlah ke-15 Bawaslu di Kantor Bawaslu DIY Minggu (9/4/2023).
BACA JUGA : KPID DIY Terus Awasi Layanan Informasi Bawaslu
Ia menilai jika semua pihak mampu menahan diri maka situasi dan kondisi akan lebih kondusif dan stabil serta tidak terjadi perpecahan. Sutrisnowati Kembali mengingatkan agar jelang Pemilu 2024 tidak memanfaatkan tempat ibadah sebagai ajang kampanye saat momentum Ramadan. Selain belum memasuki masa kampanye untuk Pemilu 2024, sesuai Pasal 280 ayat 1 Undang-Undang No.7/2017 tentang Pemilu telah mengatur larangan kampanye di tempat ibadah.
Tempat ibadah dimaksud tidak sebatas terkait satu agama tertentu, melainkan berlaku untuk tempat ibadah seluruh agama. "Saling mengingatkan untuk tidak melakukan aktivitas di tempat ibadah dengan tujuan kampanye. Ini tentu harus kita jaga Bersama. Karena sesuai aturan, tempat ibadah merupakan tempat yang netral,” ujarnya.
Saat ini parpol memang diperbolehkan menggelar kegiatan sosialisasi maupun pendidikan politik, namun dibatasi dalam lingkup internal, termasuk jika ada pemasangan atribut parpol. Sehingga pemunculan atribut tersebut hanya boleh sebatas di ruang internal.
"Sosialisasi memang boleh, tetapi itu untuk kegiatan-kegiatan internal, ini juga perlu diperhatikan,” katanya.
BACA JUGA : KPU dan Bawaslu DIY Masuk 10 Besar Layanan Informasi
Dimomentum Harlah ke-15 Bawaslu, ia memastikan Bawaslu DIY siap melakukan pengawasan tahapan Pemilu 2024. Pengawasan akan dilakukan melalui sinergi dengan kecamatan hingga kelurahan untuk menjaga demokrasi demi kesuksesan Pemilu 2024.
"Kami siap 100 persen karena aparat pengawas sudah dilantik dan peningkatan kapasitas juga sudah kami lakukan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.
Dosen UMY mengingatkan mahasiswa soal bahaya paylater yang memicu perilaku konsumtif, utang, hingga stres finansial menurut Islam.
Jonatan Christie langsung fokus ke Indonesia Open 2026 usai tersingkir pada babak pertama Singapore Open dari Prannoy H.S.