Aturan Baru X: Cuitan Dibatasi, Pengguna Diminta Berlangganan
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dengan masker kumisnya. (Solopos-Mariyana Ricky P.D.)
Harianjogja.com, SOLO—Pasca diumumkannya Ganjar Pranowo sebagai Capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyanyikan yel-yel khusus untuk Ganjar Pranowo.
Yel-yel itu mengudara perdana setelah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengumumkan Ganjar sebagai calon presiden (capres) 2024-2029 dari PDIP.
Megawati membuka pidato pengumumannya dengan mengulas soal momentum peringatan Hari Kartini. Ia menyebut Kartini sebagai lambang perjuangan kaum perempuan yang non-diskriminatif. Megawati melalui instruksi yang ia sampaikan dalam pidatonya meminta kepada tiga pilar partai untuk segera bergerak.
Ketiganya adalah pengurus struktural partai dari anak ranting hingga DPP partai. Kedua, anggota legislatif dari kabupaten/kota hingga nasional, dan ketiga, seluruh eksekutif partai. Tiga pilar ini ia perintahkan untuk segera bergerak dan bekerja keras menyapa akar rumput memenangkan pemilihan umum 2024.
Baca juga: Ganjar Resmi Jadi Capres dari PDIP, Megawati Minta Kader Menangkan Pemilu 2024
Di sela-sela berbincang dengan awak media, Rudy memberikan contoh menyanyikan yel-yel untuk Ganjar. Ada pun liriknya sebagai berikut :
salam Pancasila,
Ganjar bersatu,
menang total,
untuk Ibu Megawati Soekarnoputri.
Yel-yel itu diiringi dengan gerak tangan secara berurutan yakni telapak tangan menghadap depan, salam metal, tangan mengepal, salam ‘banteng metal’, dan jari telunjuk.
“Saya menampilkan yel-yel yang cepat diingat masyarakat saja,” kata Rudy sebelum mempergarakan yel-yel di rumahnya, Jumat (21/4/2023).
Pesan Rudy
Saat ditanya apa pesan yang ingin ia sampaikan untuk Ganjar, Rudy merasa bukan yang berhak memberi pesan penting. Namun, Rudy berpesan agar Ganjar tak malu jadi petugas partai. Bila nantinya menjadi Presiden RI, Ganjar harus menjadi pelayan bagi masyarakat. Sebab, menurut Rudy, pemimpin adalah pelayan, bukan penguasa.
“Kok saya sing ditanya. Pesannya siap menjalankan, jangan malu jadi petugas partai. Pemimpin adalah pelayan, bukan penguasa,” lanjut dia.
Sembari menunjukkan kaus bertuliskan tidak berharap penghargaan apa pun dan tidak butuh pengakuan dari siapa pun, Rudy mengatakan tulisan di kausnya itu sarat akan makna.
Maksudnya adalah Ganjar haruslah ikhlas bekerja untuk rakyat. Seorang pemimpin tidak perlu mengharapkan penghargaan dan pengakuan dari siapa pun atas kerja-kerjanya.
“Ini lho. Harapannya Ganjar seperti itu. Bekerja untuk rakyat,” kata Rudy.
Rudy menegaskan tak ada syukuran secara seremonial atas terpilihnya Ganjar menjadi Capres 2024-2029. Rudy mengatakan syukuran bisa dilakukan bila Ganjar benar-benar jadi presiden.
“Kok syukuran, ya suk yen wis menang presiden. Enggak ada,” imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.