21 Layanan dan Kondisi yang Tak Ditanggung BPJS Kesehatan 2026
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
Amien Rais saat memberikan sambutan dalam Rakerwil Partai Ummat DIY, Sabtu (29/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Politikus senior Amien Rais mengusulkan Cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan dalam kompetisi Pilpres 2024 mendatang dari tokoh Indonesia Timur. Pendiri Partai Ummat ini mengungkap strategi tokoh Indonesia Timur ini pernah digunakan era SBY.
Amien Rais memperkirakan lumbung suara Anies Baswedan akan berada di Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera dan Jawa Tengah. Menurutnya untuk Jawa Timur tidak menjadi prioritas. Oleh karena itu harus ada strategi untuk meraup dukungan suara dari Indonesia timur. Sehingga Amien menyarankan Cawapres Anies dari kalangan Indonesia timur.
BACA JUGA : Anies Baswedan Akan Temui Ribuan Pendukungnya di Jogja
“Karena itu wakilnya menurut perhitungan nasional, tokoh yang datang dari Indonesia timur ini menirukan apa yang terjadi pada zaman Pak SBY. Pak SBY itu ketika meminta pak JK sebagai wapres itu perhitungannya supaya Indonesia Timur itu terwakili,” kata Amien kepada wartawan di sela-sela menghadiri Rakerwil DPW Partai Ummat DIY, Sabtu (29/4/2023).
Ia menilai selama ini rakyat Indonesia di bagian timur kadang-kadang terlupakan. Dala setiap proses politik dan pembangunan selalu melebihkan yang di Jawa, Sumatera dan Sebagian mungkin Kalimantan. Bahkan kemudian pembangunan-pembangunan pun lebih banyak di barat daripada di timur.
“Nah mungkin ini salah satu pertimbangannya,” ucap Amien.
Selain itu Amien menilai tokoh perempuan bisa menjadi alternatif Cawapres untuk meraup suara. “Atau kedua mungkin kalau dipandang ada tokoh gender yang relatif mumpuni itu juga sebuah good choice,” katanya.
Ia menyarankan kepada partai pengusung Anies, dalam hal ini NasDem, Partai PKS agar tidak saling berdebat menyorongkan kadernya sebagai Cawapres. Akan tetapi, kata dia, lebih baik ketiga parpol tersebut berkompromi
“Tetapi kalau saya itu daripada partai NasDem, Partai PKS, Demokrat itu semua uder-uderan kalau bahasa jawa, ingin masing-masing memberikan bakal calon wapresnya itu. Itu mengapa mereka tidak kemudian berkompromi karena kalau kita bicara politik itu sebagai house trading dan itu memang politik seperti itu pasti, ini di dunia bukan akherat. Kan bisa dirembug bareng-bareng,” ucapnya.
BACA JUGA : Cawapres Anies Dibahas setelah Lebaran
Ketua DPW Partai Ummat DIY Dwi Kuswantoro mengatakan dalam Rakerwil tersebut dilakukan konsolidasi antar kader seluruh DIY untuk menguatkan komitmen dukungan terhadap Capres Anies Baswedan. “Kemudian kami juga memantapkan persiapan untuk Bacaleg. Dalam Rakerwil ini aka nada sejumlah rekomendasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.
Candi Ijo menjadi ruang perjumpaan batik, wastra, sejarah dan masyarakat lewat “Sehari di Candi” pada Hari Batik Nasional.
Marc Marquez percaya diri menghadapi GP Indonesia di Mandalika setelah meraih 37 poin dan kemenangan di GP Jepang.
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.