Bahlil Siap Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming saat memberikan keterangan kepada wartawan di Solo, Jumat (17/2/2023). /Antara-Aris Wasita
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal wacana duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Jokowi mengisyaratkan belum memberi restu jika wacana tersebut diseriusi oleh koalisi partai politik yang ada. “Pertama, umur dan kedua, [Gibran] baru dua tahun jadi Wali Kota [Solo],” ucapnya, Kamis (4/5/2023).
BACA JUGA: Prabowo Sebut Jokowi Beri Anggaran Besar untuk Perkuat Pertahanan Indonesia
Hingga saat ini, para capres yang telah diusung oleh parpol atau koalisi parpol belum ada yang memiliki cawapres. Sejumlah nama potensial terus mengemuka, termasuk anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai Wali Kota Solo, Gibran juga digadang menjadi suksesor Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah. Pasalnya, Ganjar kini menjadi capres usungan PDIP dan PPP pada Pemilu 2024.
Namun, Gibran telah memberikan sinyal tidak maju sebagai Jateng 1 setelah sejumlah warganet memintanya tetap bertahan di Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bahlil Lahadalia siap dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Energi sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.
BGN siap menjadi offtaker hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan ikan sebagai sumber protein dalam menu Makan Bergizi Gratis.
Prabowo melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wamentan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara.