Satpol PP Sleman Minta Warga Waspada El Nino dan Larangan Bakar Sampah
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo telah menerima dua belas dokumen pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) dari dua belas partai politik.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kulonprogo, Tri Mulatsih mengatakan baru ada 12 partai politik yang mendaftarkan bacaleg ke KPU sampai pukul 18.20 WIB. “Beberapa partai memang mendaftar pada hari terakhir karena ada berkas persyaratan yang harus discan dan diunggah [di Silon],” kata Tri dihubungi pada Minggu (14/5/2023).
Adapun 12 yang telah diterima antara lain PDIP, Nasdem, PAN, PKS, Gerindra, PBB, PKB, Ummat, PSI Hanura, PPP, PKN. Selain Hanura dengan delapan bacalegnya, lalu PPP dengan 32 bacaleg, dan PKN dengan dua belas bacaleg, sembilan parpol lain mengajukan 40 bacaleg.
“Tapi untuk Partai Gelora dan Perindo belum mendaftar. Ini kami masih berproses,” katanya.
Ketua DPD PKS Kulonprogo, Suharmanta mengatakan bahwa bacaleg mereka terdiri dari 35% perempuan. Lalu, sebanyak 20% dari 40 bacaleg merupakan anak muda atau golongan milenial.
“Dengan jumlah incumbent ada lima orang dan 35 orang merupakan pendatang baru atau newcomers,” kata Suharmanta dihubungi pada Minggu (14/5/2023). Suharmanta menetapkan target tujuh kursi DPRD Kabupaten Kulonprogo.
Di lain pihak, Ketua DPD PAN Kulonprogo, Ponimin Budi Hartono mengatakan bahwa terdapat sepuluh pendatang baru untuk bacaleg DPRD Kulonprogo.
“Perempuan ada lima orang, laki-laki lima orang. Itu yang pendatang baru dari total bacaleg kami 40 orang,” kata Ponimin dihubungi pada Minggu (14/5/2023).
Ponimin menambahkan bahwa PAN menargetkan delapan kursi DPRD Kulonprogo. Katanya, saat ini ada enam kursi di DPRD Kulonprogo yang diisi oleh anggota legislatif PAN.
Lalu, Ketua DPC Gerindra, Lajiyo Yok Mulyono mengatakan bahwa dari 40 baceleg yang didaftarkan, sebanyak 75 persen dari golongan milenial dengan keterwakilan perempuan sebanyak 40%. “Kami mentargetkan sepuluh kursi DPRD Kabupaten Kulonprogo. Kendati demikian, paling tidak minimal ada delapan kursi yang akan kami upayakan,” katanya.
Yok menambahkan golongan milenial memang mendominasi bursa caleg DPRD Kabupaten untuk Pemilihan Umum 2024. Tegasnya, kaum muda akan menjadi energi baru untuk berperan dalam pembangunan.
Ketua DPD Golkar Kulonprogo, Suharto mengatakan ada sebanyak empat bacaleg incumbent untuk DPRD Kabupaten Kulonprogo. Sisanya, 36 baceleg merupakan pendatang baru dengan target kursi di DPRD Kabupaten mencapai delapan kursi.
“Saya sendiri menjadi bacaleg DPRD DIY. Alasan saya adalah pertama saya sudah empat periode di DPRD Kabupaten,” kata Suharto.
Selain itu, Suharto akan berupaya mengawal program untuk Kabupaten Kulonprogo yang dipandang masih belum signifikan, karena sedikitnya anggaran yang diberikan. Tegasnya, infrastruktur masih tertinggal. “Anggaran yang didapat Kabupaten Kulonprogo itu sedikit. Padahal infrastruktur kurang dan banyak warga miskin juga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.