Film Jalan Pulih Bawa Isu Disabilitas Psikososial ke Djourno Fest 2026
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan daftar pemilih dalam Pemilu 2024 masih ditemukan dalam sejumlah Kartu Keluarga (KK) tampungan. Temuan itu tersebar di Kapanewon Mlati, Turi dam Prambanan. Beberapa pemilih diketahui telah meninggal dunia.
Ketua Bawaslu Sleman, M. Abdul Karim Mustofa mengatakan di Turi ditemukan dalam satu KK terdapat 14 pemilih. "Sudah kami koordinasikan dengan Disdukcapil Sleman," ujarnya dalam Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Sleman di Floating Resto, Sleman, Rabu (21/6/2023).
Berdasarkan keterangan Disdukcapil Sleman, diketahui daftar pemilih yang berada dalam KK tampungan tersebut merupakan nama-nama yang sudah pindah tetapi KK masih di alamat semula, sehingga dikumpulkan dalam satu KK.
BACA JUGA: Selain Tanah Kas Desa, Malioboro City Juga Kena Skandal Penggelapan Akta Jual Beli
Selain di Turi, KK tampungan juga ditemukan di Prambanan sebanyak 94 daftar pemilih yang berada di beberapa KK tampungan, dan Mlati sebanyak 140 daftar pemilih yang berada di beberapa KK tampungan.
Mereka yang berada dalam KK tampungan itu, selain sudah pindah alamat, ada pula yang sudah meninggal namun belum mengurus akta kematian. Beberapa di antaranya juga memiliki alamat RT 00/RW 00.
Anggota Bawaslu Sleman Bagian Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Data Informasi, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan KK tampungan ini merupakan kebijakan yang keluar pada 2017 untuk persiapan Pemilu 2019.
"Di Sleman ada kebijakan, disiapkan KK tampungan untuk pemilih yang bermasalah dalam tanda petik, seperti tidak diketahui keberadaannya, sudah meninggal dunia. KK tampungan yang menerbitkan Disdukcapil," katanya.
Meski demikian, nama-nama dalam KK tampungan tidak serta merta dicoret sebagai daftar pemilih. "Informasi ini harusnya ditangkap KPU agar berkoordinasi dengan Disdukcapil dan pihak kapanewon. Kalau tiba-tiba dicoret salah, karena nomor induk kependudukan [NIK] masih aktif," ujarnya.
Selain KK tampungan, Bawaslu Sleman juga menemukan 1.863 daftar pemilih dengan alamat RT 00/RW 00. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor dalam pemutakhiran data. "Ada yang memang orangnya ada tetapi belum mengurus perubahan data. Ada juga karena sampai saat ini jajaran penyelenggara, pengawas, PPK [Panitia Pemilihan Kecamatan], PPS [Panitia Pemungutan Suara], belum bisa menemui yang bersangkutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.
BPBD Kulonprogo mulai mendistribusikan air bersih sejak awal Juli 2026 akibat kekeringan. SK Siaga Darurat disiapkan untuk mengakses dana BTT.
Eko Suwanto Desak Pemda se-DIY Wujudkan Sungai Aman Bencana dan Antisipasi Dampak Musim Kemarau
Menperin Agus Gumiwang menyebut Indonesia tengah bertransformasi menjadi basis produksi otomotif. Produksi kendaraan nasional tumbuh 11,3 persen pada semester I