Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers saat meninjau bantuan sepeda motor untuk Babinsa di Grand City Mall, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/2/2023). Kementerian Pertahanan memberi bantuan kendaraan operasional untuk prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas sebagai Babinsa sebanyak 100 unit sepeda motor untuk memperlancar tugas-tugasnya. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/rwa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Gerindra akhirnya menutup kemungkinan duet Prabowo Subianto-Ganjar Pranowo sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Pilpres 2024.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengakui bahwa sebelumnya, Prabowo sempat ingin menggaet Ganjar sebagai cawapresnya. Meski demikian, dia menggarisbawahi itu hanya keinganan masa lalu.
"Tadinya ingin supaya kekuatan besar ini bergabung untuk kemajuan Indonesia Raya, kalau bisa calon dari PDIP dan Partai Gerindra jadi satu. Cuma karena waktu itu yang senior Pak Prabowo, Pak Prabowo kalau bisa yang jadi capres, ini [Ganjar] cawapres," ungkap Dasco dikutip dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Minggu (9/7/2023).
Meski demikian, lanjutnya, kini Gerindra dan PDIP sudah punya pilihan politik masing. Di satu sisi, Gerindra sudah mengusung Prabowo capresnya. Di sisi lain, PDIP juga sudah usung Ganjar sebagai capresnya.
Baca juga: Antraks Merebak di Gunungkidul, Sleman Perketat Pemeriksaan Lalu Lintas Ternak
Oleh sebab itu, Dasco pun meyakini duet Prabowo-Ganjar pada Pilpres 2024 tak dimungkinkan lagi. "Kan di sana [PDIP] sudah deklarasi, di sini [Gerindra] sudah deklarasi [sehingga tak mungkin]," ungkapnya.
Sebagai informasi, dalam wawancara dengan Najwa Shihab pekan lalu, Prabowo mengaku sebenarnya dirinya ingin menggandeng Ganjar sebagai cawapresnya untuk Pilpres 2024. Meski demikian, kini hal itu semakin sulit terjadi.
Mengamini pernyatan Gerindra, pihak PDIP pun sempat menyatakan kesempatan duet Prabowo-Ganjar untuk Pilpres 2024 sudah tak mungkin terwujud.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, Ganjar sudah dideklarasikan menjadi capres usungan partai sehingga tak mungkin statusnya berubah jadi cawapres. "Ini [deklarasi pencapresan Ganjar] merupakan suatu hal yang sangat kuat bagi baik basis terhadap desain partai, untuk bangsa, dan negara, maupun juga keteguhan dlm mengambil keputusan, sehingga kerja sama itu tetap menempatkan Pak Ganjar sebagai calon presiden," ucap Hasto di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.