Pemkab Gunungkidul Minta Dispensasi Solar untuk Bus Sekolah
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Pelaksanaan Kirab Pemilu 2024 yang berlangsung di Kalurahan Piyaman, Wonosari menuju Taman Budaya Gunungkidul. foto diambil 24 Juli 2023./Istimewa-KPU Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul menggelar kirab Pemilu 2024 dengan berkeliling ke seluruh kapanewon. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak Senin (24/7/2023) hingga Sabtu (29/7/2023).
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, kirab Pemilu 2024 merupakan kegiatan yang diselenggarakan secara estafet di Indonesia. Pelaksanaan kirab mulai Senin dengan menerima simbolisasi bendera partai politik dari tim Pacitan, Jawa Timur.
“Sekarang berlangsung kirab di hari keempat. Adapun rute kirab meliput Kapanewon Playen, Paliyan, Saptosari, Panggang dan Purwosari,” kata Hani kepada wartawan, Kamis (27/6/2023).
Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan kirab Pemilu 2024 menyasar 18 kapanewon di Gunungkidul. Rencananya pawai akan dilanjutkan besok dengan rute area di Kapanewon Tepus, Tanjungsari, Girisubo, Rongkop dan Semanu.
Adapun hari terakhir pada Sabtu (29/7/2023) diselenggarakan upacara penutupan dan penyelenggaraan pawai kirab pemilu road to Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. “Mudah-mudahan semua lancar hingga akhir acara pawai,” kata Hani.
Baca juga: Mahasiswa Merapat! Kampus Ini Punya Segudang Beasiswa Fully Funded 4 Tahun loh
Dia menjelaskan, kegiatan pawai tidak hanya diisi atraksi seni dan budaya, namun juga ada pengenalan partai politik peserta pemilu. Selain itu, juga ada sosialisasi tentang kepemiluan dan pengecekan data calon pemilih.
“Harapannya masyarakat antusias menyambut dengan semangat penyelenggaraan pemilu dan pada saat pencoblosan bisa menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya,” kata Hani.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rosita mendukung penuh upaya sosialisasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh KPU. Pasalnya, dengan kegiatan tersebut maka masyarakat bisa mengetahui dan paham tentang pemilu sehingga bisa menggunakan hak suaranya di pemilihan pada 14 Februari 2024.
Meski demikian, ia mengingatkan kepada KPU untuk terus melakukan pencermatan terhadap calon pemilih. Bagi Rosita, keberadaan pemilih sangat penting dikarenakan sebagai instrument di dalam penyelenggaraan pemilhan.
“Jadi hak suara dari masyarakat harus dijamin. Jangan sampai hilang karena bisa terancam pidana,” katanya.
Menurut Rosita untuk pengawasan hak pilih dalam Pemilu 2024, Bawaslu Gunungkidul sudah meluncurkan gerakan kawal hak pilih di masyarakat. “Tentunya kami berharap pemilu dapat berjalan dengan sukses. Untuk kesuksesan ini, kami minta KPU terus mencermati keberadan calon pemilih sehingga tidak menimbulkan masalah kelak di kemudian hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Cara menyimpan daging kurban agar tahan hingga 3 bulan. Hindari kesalahan umum seperti mencuci sebelum disimpan.
Sapi kurban Presiden Prabowo seberat 930 kg disembelih di Masjid Raya Klaten dengan teknik gesper, proses cepat dan minim stres.
Rupiah tembus Rp17.800 per dolar AS, Menkeu pastikan APBN tetap aman dan pemerintah siapkan langkah penguatan.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.