BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Bank Diminta Tak Naikkan Bunga Kredit
BI Rate naik jadi 5,25%. BI minta bank tak naikkan bunga kredit, likuiditas dijamin longgar lewat pembelian SBN.
Ketua dan jajaran Komisioner KPU / BISNIS - Surya Dua Artha
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) sempat salah atau 'typo' menjumlah daftar calon sementara (DCS) anggota DPR RI untuk Pemilu 2024. Awalnya berjumlah 9.925 namun kemudian menjadi 9.919 orang.
Sebagai informasi, KPU melakukan keterangan pers penetapan DCS anggota DPR pada Jumat (18/9/2023). Pada kesempatan itu, KPU menyatakan jumlah bakal calon legislatif (bacaleg) yang memenuhi syarat sebanyak 9.925 orang.
Meski demikian, KPU kemudian merevisi jumlah DCS itu. Pada Sabtu (20/8/2023), lembaga penyelenggara pemilu ini merilis keterangan pers baru yang menyatakan jumlah DCS anggota DPR Pemilu 2024 sebanyak 9.919.
Artinya, jumlah itu berkurang enam orang dari yang awalnya ditetapkan. Saat dikonfirmasi, Komisioner Bawaslu Idham Holik menyatakan tak ada jumlah DCS anggota DPR yang berubah.
Menurut Idham, pihaknya hanya salah ketik atau typo di pemaparan presentasi keterangan pers penetapan DCS pada Jumat lalu.
Baca juga: Deretan Negara yang Tidak Punya Hari Kemerdekaan
“Jumlah calon dalam DCS DPR RI tidak ada yang berubah, hanya terjadi typo dalam input data slide presentasi pada saat konferensi pers pada 18 Agustus 2023,” ujar Idham saat dikonfirmasi, Minggu (20/8/2023).
Sebelumnya, peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menyadari adanya kesalahan KPU dalam menjumlahkan data DCS anggota DPR untuk Pemilu 2024 ini.
“Ketidaksinkronan pada jumlah keseluruhan caleg yang ditetapkan dalam DCS di atas bersumber dari ketidakcermatan KPU meng-input dan menjumlahkan caleg yang Menenuhi Syarat pada tiga parpol yakni Partai Gelombang Rakyat Indonesia [Gelora], Partai Garda Republik Indonesia [Garuda], dan Partai Bulan Bintang [PBB],” jelas Lucius dalam keterangannya, Sabtu (19/8/2023).
Dia pun bingung para komisioner KPU sampai tak menyadari kesalahannya sebelum mengumumkannya ke publik soal jumlah DCS. Menurutnya, kesalahan ini akan menjadi catatan buruk penyelenggaraan Pemilu 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
BI Rate naik jadi 5,25%. BI minta bank tak naikkan bunga kredit, likuiditas dijamin longgar lewat pembelian SBN.
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.