Inflasi Juni 2026 Capai 0,44 Persen, Transportasi Penyumbang Utama
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
Bendera Partai Demokrat - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meyakini Prabowo Subianto memiliki semua kriteria seorang pemimpin, sehingga pihaknya memutuskan mendukung menteri pertahanan itu sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024.
Deklarasi dilakukan dalam forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (21/9/2023) malam.
AHY menjelaskan sejumlah alasan Demokrat memilih Prabowo di Pilpres 2024.
Menurut AHY, Indonesia perlu pemimpin yang bisa menjadi pemersatu dan mengayomi setiap identitas serta golongan. Lalu, pemimpin yang bisa membangun sinergi dan kolaborasi setiap pemegang kepentingan. "Pemimpin yang sadar bahwa dirinya bukan Superman [manusia super], karena itu dia membutuhkan Superteam [tim super]," jelas AHY.
Tak hanya itu, lanjutnya, Indonesia juga butuh pemimpin yang patriotik yang mau mengedepankan kepentingan bangsa daripada kepentingan diri sendiri. Lalu, dia harus berani, berwawasan, serta berpengalaman.
BACA JUGA: Tok! Demokrat Resmi Dukung Prabowo Capres 2024
Selain itu yang terpenting, kata AHY, seorang pemimpin harus bisa senantiasa menjaga keselarasan antara ucapan dengan perbuatan. Terakhir, perlunya pemimpin yang bisa mengimplementasikan visinya melalui kerja-kerja untuk menghadirkan kesinambungan dan perubahan. "Sosok pemimpin dengan kriteria-kriteria yang saya sebutkan tadi ada di tengah-tengah kita saat ini, Bapak Prabowo Subianto," ujar AHY.
Oleh sebab itu, Demokrat mendukung pencapresan Prabowo dalam ajang Pilpres 2024. AHY pun menitipkan dua pesan ke Prabowo.
Pertama, agar melanjutkan segala hal baik yang telah dicapai oleh para pemimpin dan pemerintahan sebelumnya. Kedua, segala hal yang belum baik agar diperbaiki dan dilakukan perubahan. "Inilah esensi dari perubahan dan perbaikan yang harus kita perjuangkan," jelas AHY.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
Pilur serentak di 30 kalurahan Bantul memasuki tahap pemutakhiran data pemilih. Pendaftaran bakal calon lurah dijadwalkan 23 Juli–4 Agustus 2026.
KPK akan menyupervisi penanganan kasus Febrie Adriansyah. DPR membentuk Panja untuk mengawasi proses penyidikan bersama Kejagung dan Polri.
Program B50 dinilai mampu menggerakkan ekonomi dan menekan impor BBM, namun pemerintah diminta menjaga pasokan CPO agar inflasi terkendali.
Pemkab Pekalongan membuka program transmigrasi ke Poso hingga Agustus 2026. Peserta berhak mendapat rumah, lahan 2 hektare, dan bantuan hidup.
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.