Menkeu Purbaya Sidak Pabrik Baja China, Soroti Kepatuhan Pajak
Menkeu Purbaya sidak pabrik baja asal China di Pulogadung. Pemerintah dalami dugaan ketidaksesuaian pajak perusahaan.
Ganjar Pranowo dan Pabowo Subianto - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi meyakini hanya ada dua calon presiden yang akan bersaing ketat di ajang Pemilu 2024, yaitu Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Viva menyatakan itu sebab survei terbaru Poltracking Indonesia menunjukkan elektabilitas Prabowo dan Ganjar beda tipis di angka 37-39 persen sementara elektabilitas Anies Baswedan tidak sampai 20 persen atau tertinggal cukup jauh.
"Mas Ganjar dengan Pak Prabowo ini 'Beti', beda-beda tipis. Jadi dari tiga bakal kandidat yang nanti akan didaftarkan di KPU RI, ada dua yang berkompetisi ketat yaitu Pak Prabowo dan Mas Ganjar," jelas Viva dalam keterangan videonya, Minggu (8/10/2022).
BACA JUGA: Ketua DPD PAN Sleman Raudi Akmal Minta Tunda Penutupan Selokan Mataram
Dia pun meyakini, sosok calon wakil presiden (cawapres) akan sangat menentukan hasil Pilpres 2024 karena persaingan ketat antara Prabowo dengan Ganjar. Lantas, PAN mendorong Menteri BUMN Erick Thohir menjadi cawapres untuk Prabowo sebab elektabilitasnya sudah terbukti tinggi.
"Di dalam posisi calon wakil presiden di beberapa survei terakhir telah menunjukkan Mas Erick Thohir adalah sosok yang paling tertinggi nilai elektabilitasnya dibanding dengan calon-calon yang lain," jelas Viva.
Dia meyakini, perpolitikan Indonesia sudah modern dan rasional sehingga ukuran dalam menentukan kebijakan termasuk soal cawapres harus memerhatikan hasil survei kuantitatif. Viva berpendapat, faktor elektabilitas harus dijadikan patokan utama dalam penentuan cawapres.
"Oleh karena itu dari sisi pertimbangan untuk kemenangan pilpres, sebaiknya calon wakil presiden adalah sosok figur yang memiliki nilai elektabilitas yang bagus, yang bisa memberikan kontribusi kepada pasangannya," katanya.
Memang, PAN bersama Gerindra, Golkar, Demokrat, PBB, Garuda, dan Gelora sudah mengusung Prabowo sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Sementara Ganjar diusung oleh PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo.
Baik Prabowo dan Ganjar belum menentukan siapa cawapres pendampingnya. Sementara itu, NasDem, PKS, dan PKB sudah mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai capres-cawapres di Pilpres 2024.
Survei terbaru Poltracking yang dilakukan pada 3-9 September 2023 menunjukkan Prabowo menjadi capres dengan elektabilitas tertinggi yaitu 38,9 persen suara. Ganjar mengikuti ketat dengan 37% suara. Sedangkan Anies tertinggal cukup jauh dengan 19,9% suara.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menkeu Purbaya sidak pabrik baja asal China di Pulogadung. Pemerintah dalami dugaan ketidaksesuaian pajak perusahaan.
vivo X Fold6 resmi meluncur dengan baterai 7.000 mAh, kamera ZEISS 200 MP, layar lipat 8,02 inci, serta fitur AI untuk produktivitas dan multitasking.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.
Google Finance resmi hadir kembali dengan aplikasi Android dan fitur AI canggih untuk analisis saham, pengelolaan portofolio, serta ringkasan pasar otomatis.
Korban gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa, 68.900 orang hilang di La Guaira. Warga kritik respons pemerintah saat operasi penyelamatan berpacu dengan waktu.