Komisi III DPR: APBN untuk Kurban Prabowo Tak Langgar Hukum
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat diingatkan untuk tidak bersikap fanatik terhadap pilihan politik mereka pada Pemilu Serentak 2024. Hal ini diutarakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY Ahmad Shidqi.
"Tidak perlu fanatik terhadap pilihan masing-masing, karena pemilu adalah pesta demokrasi," kata Ahmad Shidqi, Minggu (15/10/2023).
Sebagai sarana integrasi bangsa, Shidqi menambahkan KPU Jogja meminta masyarakat memastikan momen pemilu tidak menjadi sarana perpecahan yang dapat merusak kerukunan dan persatuan.
Untuk memperkuat integrasi, seluruh peserta Pemilu 2024 harus berkomitmen mewujudkan kompetisi yang sehat, tidak menyebarkan kabar bohong atau hoaks, serta menghindari kampanye hitam.
Shidqi menjelaskan tingkat partisipasi pemilih pemilu di Jogja selama ini selalu mencapai di atas 80%. Meski demikian, lanjutnya, ketegangan maupun konflik horizontal, termasuk pengaruh dari hoaks, masih berpotensi menjelang pemungutan suara. Oleh karena itu, hal itu harus diantisipasi bersama.
"Pengalaman [Pemilu] 2019 hoaks juga memicu pembelahan yang berkepanjangan, baik yang menyerang antarpendukung calon maupun hoaks yang menyerang penyelenggara pemilu," jelasnya.
BACA JUGA: Makan Murah saat Wisata ke Jogja, Cek Tempat Ini
Pemilu damai telah dimulai dengan Kirab Pemilu 2024 di Kabupaten Sleman pada Jumat (13/10/2023), sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar pemilu berjalan penuh kegembiraan dan profesional. Berikutnya, deklarasi kampanye damai bakal digelar menjelang tahapan kampanye pada November 2023.
"Nanti, di seluruh kabupaten itu kami akan adakan," tutur Shidqi. Guna menangkal politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di media sosial, yang berpotensi merusak perdamaian, Komunitas Independen Sadar Pemilu (KISP) telah mengerahkan para kreator konten di Jogja untuk ikut berperan.
Ketua KISP Moch Edward Trias Pahlevi mengatakan keterlibatan kreator konten menjadi penting, karena Pemilu 2024 memiliki tantangan lalu-lintas informasi negatif, khususnya di media sosial, yang rawan memicu polarisasi masyarakat.
"Saya yakin mereka bisa membuat angle [sudut pandang] menarik, apalagi di TikTok, dan follower mereka juga lumayan. Mereka juga mampu memilah dan memilih informasi," ujar Edward.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Manchester City ditinggal lima staf inti setelah Pep Guardiola hengkang, menandai awal era baru di Etihad Stadium.
Trik aluminium foil di router WiFi memang bisa mengarahkan sinyal, tetapi tidak menambah kecepatan internet secara signifikan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.