Serangan Gereja Tewaskan 8 Orang, Yordania Balas Serang Suriah
Angkatan Udara Yordania menyerang persembunyian kelompok teroris di Suriah selatan sebagai balasan atas serangan gereja yang menewaskan delapan orang.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengajar Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik Universitas Gadjah Mada (UGM), Riza Noer Arfani meyakini potensi konflik pada Pemilu 2024 relatif lebih kecil jika dibandingkan Pemilu 2014 dan 2019.
"Polarisasi yang ekstrem hampir tidak ada. Apalagi pada pemilu legislatif, relatif tidak menghasilkan konflik di level akar rumput," ujar Riza Noer Arfani, Minggu (29/10/2023).
Kendati suasana politik mulai memanas, dia menilai polarisasi serta konflik horisontal maupun vertikal pada Pemilu 2024 kemungkinan besar tidak akan sedahsyat dua pemilu sebelumnya.
Kecilnya potensi konflik, menurut dia, antara lain disebabkan semakin meningkatnya literasi masyarakat terhadap teknologi dan media digital sehingga lebih bisa memilah informasi yang mereka peroleh melalui media sosial.
Berbeda dengan pemilu sebelumnya, menurut dia, euforia masyarakat terhadap digitalisasi saat ini sudah cukup stabil.
Senada, dosen Departemen Politik dan Pemerintahan UGM, Abdul Gaffar Karim mengatakan pada Pemilu 2014 dan 2019, pertarungan dukungan dan polarisasi mulai tampak memanas jauh hari sebelum pemilu berlangsung. "Sekarang tidak seperti itu. Jadi mungkin akan lebih tenang dibandingkan 2014," ucap dia.
BACA JUGA: Peran Besar Generasi Z dalam Pemilu 2024
Gaffar mengakui munculnya isu politik dinasti dan berbagai isu lainnya membuat sorotan publik terhadap negara cukup kuat.
Namun demikian, dia memandang potensi konflik vertikal antara negara dengan masyarakat pun relatif kecil, terutama jika melihat gejala yang terjadi beberapa tahun belakangan.
Menurut dia, minimnya konflik memang perlu disyukuri, namun alasan di baliknya cukup miris karena masyarakat tidak terkonsolidasi dengan baik.
"Negara sangat terkonsolidasi, sementara masyarakat tidak terkonsolidasi. Ada konflik kecil di ranah elite tetapi mereka selalu cepat menemukan cara untuk rekonsiliasi dan dengan cepat menegosiasi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Angkatan Udara Yordania menyerang persembunyian kelompok teroris di Suriah selatan sebagai balasan atas serangan gereja yang menewaskan delapan orang.
Kemnaker membuka pendaftaran mitra MagangHub Batch 3 hingga 29 Oktober 2026. Simak persyaratan dan tahapan pendaftarannya.
SMK Dirgantara Putra Bangsa melantik Ante Wahyu Alfianingrum sebagai Plt. kepala sekolah dan menyiapkan tiga program penguatan pendidikan aviasi.
Harga emas Pegadaian Selasa 27 Oktober 2026 mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24. Simak daftar harga jual serta buyback berbagai ukuran.
Akademisi menyoroti komunikasi publik pemerintah pada dua tahun Prabowo-Gibran. Pemuda Jogja juga mendeklarasikan komitmen melawan hoaks dan provokasi.
Angkatan Udara Yordania menyerang persembunyian kelompok teroris di Suriah selatan sebagai balasan atas serangan gereja yang menewaskan delapan orang.