Pemkab Sleman Gandeng Polisi Jaga Ketersediaan Stok Bahan Pokok
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo mengatakan desain atau dummy surat suara Pemilu 2024 telah jadi dan disetujui semua partai politik (parpol) peserta pemilu pada Kamis (2/11/2023). KPU akan mengirim dummy tersebut ke KPU RI untuk cetak.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kulonprogo, Hidayatut Thoyyibah, mengatakan rancangan surat suara tersebut mengacu pada dokumen yang telah ditentukan KPU RI. Hanya saja ukurannya A5.
“Ukurannya A5 tapi sudah disesuaikan dengan surat suara biasanya. Semacam dummy. Rancangan surat suara itu sudah di-approve semua parpol hari ini. Kami menghadirkan juga admin SILON dan pimpinan parpol yang memiliki kewenangan. Mereka melihat dummy dan mencocokan dengan SILON lalu ditandatangani. Kami juga membuat berita acara persetujuan yang ditandatangani masing-masing komisioner,” kata Hidayatut dihubungi, Kamis (2/11/2023).
BACA JUGA : KPU Kulonprogo Siapkan Ribuan Surat Suara Cadangan untuk Pemilu 2024
Rancangan surat suara tersebut sudah tidak dapat diubah. Selain karena telah ditandatangani, hari ini juga merupakan hari terakhir penyusunan daftar calon tetap (DCT). Pada Jumat (3/11/2023) DCT akan ditetapkan. Lalu, sehari setelah DCT akan diumumkan oleh KPU Kulonprogo. “Besok pagi kami sudah pleno. Lusa kami umumkan DCT-nya,” katanya.
Dia menambahkan tahapan Pemilu 2024 yang ketat dibandingkan pemilu sebelumnya mencegah adanya gugatan mengenai kekeliruan penulisan nama bakal calon legislatif (bacaleg).
“Kalau dulu itu setelah surat suara dicetak ada banyak gugatan karena nama yang bersangkutan keliru. Beda dengan tahun ini yang proses pemilu yang ketat. Jadi kemungkinan besar kesalahan kecil. Pimpinan parpol juga telah approve,” ucapnya.
Jika surat suara telah dicetak dan dikirim ke Gudang Logistik di Gedung Kesenian Wates maka KPU akan melakukan sortir lipat. Proses sortir akan mengecek kondisi surat suara dan penulisan nama.
Kasubag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kulonprogo, Marsudi Adji, mengatakan pengiriman surat suara akan dilakukan setelah penetapan DCT. “Surat suara akan dikirim setelah proses penetapan daftar calon tetap,” kata Adji.
BACA JUGA : Bawaslu Pantau Proses Droping Bilik Suara, Cek Kualitas dan Kuantitas
Di Kulonprogo, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilu 2024 mencapai 1.302 dengan total pemilih 345.038 jiwa. Dari jumlah tersebut, surat suara cadangan mencapai 7.373 surat. Angka itu merupakan akumulasi dari alokasi surat suara cadangan tiap TPS yang mencapai 2%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.