Kasus Little Aresha Melebar, Polisi Tambah Pasal Sisdiknas
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Bawaslu Kabupaten Bantul, PKPU Kabupaten Bantul, serta Panwaslu di tingkat kapanewon dan kalurahan di Kabupaten Bantul membacakan dan menandatangani deklarasi penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dalam Apel Siaga Pengawas Pemilu dan Deklarasi Penyelenggara Pemilu Berintegritas di Pendopo Manggala Parasamya II Kompleks Pemkab Bantul II, Rabu (22/11/2023). Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul mendorong agar Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantul tetap menjaga integritas selama penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Upaya tersebut untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang berkualitas.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bantul, Didik Joko Nugroho menyampaikan Panwaslu memiliki peran penting dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu terutama pada masa kampanye yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
“Kami dalam beberapa hari ke depan akan memasuki kampanye Pemilu 2024, Tepatnya pada 28 November [2023], sehingga kami akan mendeklarasikan penyelenggara pemilu yang siap menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas,” ujarnya dalam Apel Siaga Pengawas Pemilu dan Deklarasi Penyelenggara Pemilu Berintegritas di Pendopo Manggala Parasamya II Kompleks Pemkab Bantul II, Rabu (22/11/2023).
Dalam melakukan pengawasan tersebut, dia mengajak Panwaslu mengedepankan upaya pencegahan pelanggaran Pemilu 2024.
“Kami mengajak kepada jajaran pengawasan di tingkat kapanewon dan desa dalam proses pengawasan [Pemilu] kedepan, kita akan mengupayakan pencegahan, agar tahapan Pemilu dapat dilalui dengan baik, sesuai prosedur dan perundang-undangan,” katanya.
Selain itu, Didik juga mengajak agar Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu dapat melakukan setiap tahapan Pemilu sesuai dengan aturan.
BACA JUGA: Nyamuk Ber-Wolbachia Tekan Kasus DBD dan Turunkan Angka Rawat Inap akibat Demam Berdarah
“Kami berharap tahapan Pemilu masa kampanye yang akan kita awasi bisa berjalan dengan baik dan semua pihak yang kita awasi bisa mematuhi peraturan perundang-undangan,” ujarnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih meminta berbagai elemen masyarakat dapat menjaga integritasnya untuk terwujudnya Pemilu yang berkualitas di Kabupaten Bantul.
“Di sini diperlukan penyelenggara Pemilu yang berintegritas, karena suara rakyat ini suara Tuhan, maka harus dikawal dengan baik,” ujarnya.
Dia menilai saat ini masyarakat sebagai pemilih dalam Pemilu tahun depan telah memiliki integritas yang baik. “Sekarang rakyat tidak bisa diintimidasi, ditakut-takuti, bahwa sudah banyak yang tidak bisa diiming-imingi, berarti pesta demokrasi kita sudah merupakan demokrasi yang bermartabat,” ujarnya.
Dia pun berharap penyelenggara, pengawas dan peserta pemilu dapat saling menjaga integritasnya dalam Pemilu tahun depan.
“Kalau penyelenggara sudah berintegritas, tetapi masyarakat belum berintegritas, tentu kualitas Pemilu belum bisa seperti yang kita harapkan, sama-sama lah [menjaga integritas],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Kasus Little Aresha memasuki babak baru setelah Polresta Jogja menambah pasal UU Sisdiknas dan memeriksa 152 saksi.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.