Asian Games 2026: Indonesia Masih Berpeluang Tambah Emas
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
Ilustrasi kotak suara pemilu - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis Voxpopuli Research Center, menguatnya dukungan publik terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024 memberi insentif elektoral bagi Gerindra sebagai partai pengusung utamanya, sehingga Gerindra berpeluang memenangkan Pemilu Legislatif 2024.
"Gerindra berpotensi menjadi pemenang Pemilu 2024, sekaligus menggagalkan tekad PDIP untuk meraih hattrick,” ungkap Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/11/2023).
PDIP yang sebelumnya selalu unggul terancam gagal membukukan lagi kemenangan untuk ketiga kalinya. Elektabilitas Gerindra terus menempel ketat hingga akhirnya unggul, mencapai 18,6 persen, terpaut tipis dari PDIP sebesar 18,0 persen.
Menurut Achmad, kemenangan Gerindra bakal mengakhiri dominasi PDIP selama dua pemilu berturut-turut, meski keduanya sama-sama kelompok nasionalis.
"Gerindra pelan-pelan naik dari peringkat ketiga menjadi kedua dalam perolehan suara, dan kini terbuka kemungkinan menduduki peringkat pertama," kata Achmad.
Pada debut pertama di Pemilu 2009, Gerindra menempati posisi papan tengah dengan suara berkisar 4 persen saja. "Saat itu, PDIP dan Gerindra memerankan diri sebagai oposisi terhadap pemerintahan periode kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono," jelas Achmad.
PDIP dan Gerindra sama-sama mengusung Megawati Soekarnoputri berpasangan dengan Prabowo Subianto sebagai capres-cawapres. Koalisi PDIP-Gerindra berlanjut pada Pilkada DKI Jakarta 2012 yang mengorbitkan Joko Widodo dari kota Solo ke panggung nasional.
BACA JUGA: Jalan Alternatif Gunungkidul-Sleman Akhirnya Tersambung, Ini Penampakannya
"Gesekan antara kedua partai mulai muncul pada Pilkada Jabar 2013, di mana masing-masing mengusung calon gubernur, hingga akhirnya berhadap-hadapan pada Pemilu 2014 dan 2019 dan memunculkan rivalitas Jokowi dan Prabowo," kata Achmad.
Jokowi dan Prabowo kemudian melakukan rekonsiliasi, diikuti dengan bergabungnya Gerindra ke dalam pemerintahan. "Meskipun Prabowo dan Gerindra kalah dalam Pemilu 2019, tetapi Jokowi berdamai dan mengajak masuk menjadi bagian dari pemerintah," katanya.
Upaya Jokowi untuk menggabungkan dua kekuatan dalam Pemilu 2024 berujung buntu. PDIP lebih memilih ngotot mengajukan Ganjar Pranowo sebagai capres alih-alih menjadi cawapres pendamping Prabowo yang didukung kuat oleh Jokowi.
Perpecahan pun tak terhindarkan, di mana Jokowi yang sebelumnya selalu diusung oleh PDIP tampak lebih berat mendukung Prabowo.
"Satu per satu anggota keluarga Jokowi memilih dipecat atau bergabung dengan partai lain demi memenangkan Prabowo-Gibran," ujar Achmad.
Selain Gerindra, pasangan Prabowo-Gibran didukung oleh banyak partai di Senayan maupun non-parlemen. Golkar masih mempertahankan peringkat ketiga dengan elektabilitas 8,7 persen, lalu ada Demokrat (6,5 persen), PSI (6,4 persen), dan PAN (3,4 persen). Berikutnya ada Gelora (1,1 persen), PBB (0,6 persen), dan Garuda (0,1 persen).
"Sedangkan pasangan Ganjar-Mahfud, selain PDIP hanya didukung oleh PPP (2,4 persen), Perindo (1,6 persen), dan Hanura (0,1 persen). Pasangan Anies-Muhaimin didukung oleh PKB (7,0 persen), PKS (4,3 persen), Nasdem (2,7 persen), dan Ummat (0,3 persen),” kata Achmad.
Dua partai baru memilih abstain soal dukungan terhadap capres-cawapres, yaitu PKN dan Buruh, sama-sama nihil elektabilitasnya. Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 9-15 November 2023, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.