Kejagung Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Heru Pambudi Pekan Depan
Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan Heru Pambudi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi importasi tekstil di Ditjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020.
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran membeberkan sumber dana Rp400 triliun per tahun yang akan digunakan untuk makan siang dan susu gratis kepada masyarakat.
Sekretaris Jenderal TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan bahwa sumber dana ratusan triliun rupiah itu akan didapat dari pengalihan dana-dana pada pos APBN. "Sumbernya ya dari refocusing dan realokasi uang fungsi pendidikan, perlindungan sosial dan dana kesehatan. Tergantung pada segmentasi orang bersangkutan," kata dia, Selasa (28/11/2023).
Nusron optimistis anggaran Rp400 triliun per tahun tersebut bisa mengcover 82,9 juta ibu dan anak yang bakal menerima manfaat makan siang dan susu gratis di Indonesia. "Itu program dengan asumsi ter-cover 82,9 juta atau 100 persen itu baru bisa tercapai pada 2029," kata Nusron.
Menurutnya, Prabowo-Gibran akan menggunakan data yang sudah disahkan oleh kementerian sosial untuk membagikan makan siang dan susu gratis kepada ibu dan anak Indonesia. "Nah, kemudian akan meningkat di tahun berikut. Itu semuanya akan bergelombang," ujarnya.
Sebelumnya, Capres Prabowo Subianto mencanangkan program makan siang gratis bagi anak bila dirinya terpilih menjadi Presiden RI ke-8 pada 2024 mendatang, dengan mengalokasikan anggaran hingga Rp400 triliun.
BACA JUGA: Pendukung Prabowo-Gibran Kenalkan Goyang Indonesia Maju di Jogja
Dia menyampaikan bahwa hal ini sebagai upaya mengatasi stunting dan angka kemiskinan dari akar masalahnya. “Kalau dilihat, anggaran pendidikan 2024 Rp660 triliun. Kalau makan siang untuk anak sekolah, ini masuk pendidikan atau tidak? Jadi sebenarnya kalau Rp400 triliun alokasinya sebenarnya sudah ada,” ujarnya.
Menurut Prabowo, Indonesia mampu melakukan hal tersebut. Pasalnya, India yang memiliki PDB per kapita lebih rendah dari Indonesia mampu melakukan hal tersebut.
Dia mencontohkan India mampu membuat revolusi putih dengan membagikan susu kepada anak sekolah dan telah berjalan sekitar 35 tahun. “Tadinya hanya susu, tapi ini signifikan. Kemudian saya kira mereka sudah 4-5 tahun melaksanakan makan gratis sekolah. Demikian juga Thailand, Singapura, Malaysia,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal, prediksi susunan pemain, kondisi tim, dan analisis laga Fleetwood Town vs Arsenal di Piala Liga Inggris 2026.
Pakar UI Muhamad Syauqillah mengingatkan bahaya propaganda konflik global yang dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk memicu perpecahan di Indonesia.
Simak syarat dan cara mengakses data STNK melalui aplikasi SIGNAL serta hal yang perlu diketahui soal dokumen kendaraan saat razia.
Dua restoran di Bali, Boy'N'Cow dan Dava Steak & Seafood, masuk daftar 25 restoran terbaik dunia Tripadvisor Travelers’ Choice Awards 2026.
Sebanyak 44.200 anak keluarga miskin bersekolah di Sekolah Rakyat. Pemerintah juga memberdayakan orang tua melalui program LAKSMI.