Film Jalan Pulih Bawa Isu Disabilitas Psikososial ke Djourno Fest 2026
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Ilustrasi Pemilu - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pada Desember ini KPU Bantul akan membuka perekrutan anggota Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024. Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan para petugas, KPPS harus memenuhi sejumlah persyaratan kesehatan.
Ketua KPU Bantul, Joko Santoso, menjelaskan perekrutan KPPS Bantul akan berlangsung secara terbuka pada 11-20 Desember 2023. Bagi masyarakat yang tertarik, bisa melakukan pendaftaran di Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap kalurahan.
BACA JUGA : Kabar Gembira! Honor KPPS di Kulonprogo Naik Dua Kali Lipat
“Masyarakat silakan mendaftar untuk menjadi KPPS. Pendaftaran langsung di Kantor PPS, kami punya sekretariat di sana, di kalurahan. Syarat-syarat dan form sudah disiapkan di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/12/2023).
Terkait persyaratan pendaftaran, ia mengungkapkan terdapat syarat khusus kesehatan yang wajib dilengkapi oleh para calon KPPS. Syarat kesehatan ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan pemilu 2019 yang saat itu banyak KPPS yang meninggal karena kelelahan.
Adapun dua poin terkait syarat kesehatan yakni pertama, dari sisi usia dibatasi minimal 17 tahun dan maksimal 55 tahun. “Di 2019 itu yang meninggal setelah dilakukan assessment dan penelitian ternyata usianya di atas 55 tahun dan memiliki komorbid [penyakit bawaan],” katanya.
Syarat kedua yakni pendaftar melengkapi surat keterangan sehat, termasuk di dalamnya melampirkan kondisi tensi darah, gula darah dan kolesterol. “Harapannya dengna mitigasi itu kita sudah tahu, sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban,” paparnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan terkait kesehatan para KPPS, KPU Bantul juga akan bekerja sama dengan sejumlah lembaga terkait. “Kami juga akan bekerja sama dengan Dinas kesehatan Bantul, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
BACA JUGA : Warga Geger, Perempuan asal Sukoharjo Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos
Pada pemilu 2024, KPU Bantul membutuhkan sebanyak 22.162 KPPS yang akan ditempatkan di 3.166 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Di samping itu, dibutuhkan pula 6.300 Linmas untuk berjaga di setiap TPS. “Kami butuh peran serta masyarakat untuk terlibat dalam pemungutan suara,” katanya.
Ia juga mendorong generasi muda agar turut terlibat dalam KPPS, karena dalam sistem kerjanya, KPPS akan menggunakan teknologi informasi berbasis aplikasi. “Harapannya dari tujuha anggota KPPS, paling tidak ada tiga orang yang menguasai IT,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.