Aturan Baru X: Cuitan Dibatasi, Pengguna Diminta Berlangganan
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Ilustrasi politik (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Pada sesi debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) para calon akan sepenuhnya berbicara dalam sesi debat masing-masing.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari mengatakan KPU mempersilakan setiap pasangan calon (paslon) untuk berdiskusi terlebih dahulu sebelum berbicara dalam debat masing-masing.
"Soal beliau berdiskusi atau tidak kan urusan capres-cawapres; yang bicara saat debat capres, ya, capres yang bicara. Saat debat cawapres, yang bicara itu, ya, cawapres," kata Hasyim dalam konferensi pers seusai rapat koordinasi dengan tim kampanye tiga pasangan calon peserta Pilpres 2024 di Jakarta, Rabu (6/12/2023). Hasyim mengatakan dalam setiap pelaksanaan debat capres-cawapres nanti, semua paslon akan saling mendampingi.
"Intinya hadir, pasangan calon hadir. Kemudian, soal nanti tampilnya didampingi atau tidak, nanti kami bicarakan bagaimana," katanya.
Hasyim kembali menegaskan bahwa saat debat capres, maka yang diperbolehkan berbicara adalah capres saja dan juga berlaku sebaliknya.Terkait dengan posisi capres, ketika cawapres sedang berdebat, ialah berada di samping cawapres.
"Tetapi, intinya, yang bicara boleh dikatakan sepenuhnya kalau debat capres, ya, sepenuhnya capres. Kalau cawapres, sepenuhnya cawapres. Namanya didampingi, ya, di sebelahnya kan," tegasnya.
BACA JUGA: Libur Akhir Tahun, Tol Jogja-Solo Fungsional Dibuka 14 Hari
Selanjutnya, KPU akan menyusun pedoman teknis debat secara tertulis dan menyampaikan ke masing-masing tim paslon.
"Pedoman teknis sudah ada. Nanti soal alur dan segala macam dalam 120 menit itu seperti apa, tadi sudah kami bahas. Nanti, secara tertulis, teknisnya akan kami susun dan kami sampaikan kepada masing-masing tim pasangan calon supaya masing-masing pasangan calon mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik," ujarnya.
Hasyim menjelaskan debat pertama, ketiga, dan kelima merupakan debat capres; sedangkan debat kedua dan keempat ialah debat antarcawapres.
Debat pertama akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember dengan tema hukum, hak asasi manusia (HAM), pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.
Debat kedua digelar pada 22 Desember dengan tema pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.
Debat ketiga diselenggarakan pada 7 Januari dengan tema ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital, kesejahteraan sosial, investasi, perdagangan, pajak, infrastruktur, keuangan, dan pengelolaan APBN.
Debat keempat pada 21 Januari 2024 dengan tema energi, sumber daya alam, pajak karbon, pangan, lingkungan hidup, dan agraria serta masyarakat adat. Terakhir, debat kelima pada 4 Februari mengusung tema teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, hoaks, intoleransi, pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.