KPR Subsidi Baru Tersalurkan 184.342 Unit, Ini Kata BP Tapera
Realisasi KPR subsidi FLPP mencapai 184.342 unit hingga 19 Oktober 2026. BP Tapera mempercepat pembiayaan demi mengejar target 350.000 unit.
Ganjar Pranowo (tengah)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menegaskan tidak akan bergabung dengan koalisi pemerintah jika kalah dalam kontestasi Pilpres 2024.
“Kalau saya pasti tidak mau bergabung [koalisi], karena itu sudah sikap,” katanya, Rabu (13/12/2023).
Meskipun demikian, pasangan cawapres Mahfud MD ini masih membuka peluang untuk bergabung dengan koalisi pemerintah apabila terdapat ajakan. Dirinya akan terlebih dahulu menilai komitmen dari pihak yang dimaksud dalam menjalankan pemerintahan yang lebih baik. “Tetapi kalau [mereka] mengajak, tergantung dari mereka, apakah dari mereka punya komitmen itu,” lanjutnya.
Ketika ditanya apakah sikap tersebut mencerminkan keterbukaan terhadap semua pihak, Ganjar menyebut bahwa terdapat sisi positif apabila hal itu bisa menjadi gerakan rekonsiliasi.
“Oh ya, ketika itu bisa menjadi gerakan rekonsiliasi, ada baiknya juga [menawarkan Anies dan Prabowo jadi koalisi]. Tetapi, jangan sampai itu menjadi pragmatisme,” kata mantan Gubernur Jawa Tengah ini.
Sebagai informasi, Ganjar bersama kedua capres lain yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto baru saja melaksanakan debat perdana Pilpres 2024 pada Selasa (12/12/2023) kemarin.
BACA JUGA: DPC PDI Perjuangan Kota Jogja Optimis Rakyat Makin Antusias Mendukung Ganjar Mahfud
Dalam agenda debat perdana dengan topik seputar hukum, HAM, demokrasi dan layanan publik itu, para capres sempat berdebat mengenai posisi dan oposisi dalam pemerintahan negara Indonesia.
Meskipun Ganjar tidak menyentuh pembahasan tersebut secara langsung, capres nomor urut 1 Anies dan capres nomor urut 2 Prabowo sempat saling serang perihal sikap oposisi. Anies menyinggung Prabowo sebagai sosok yang tak kuat berada dalam posisi berseberangan dengan pemerintah, mengacu pada langkah Prabowo yang bergabung sebagai menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai bertarung sengit pada Pilpres 2019.
“Seperti disampaikan oleh Pak Prabowo, Pak Prabowo tidak tahan untuk menjadi oposisi, apa yang terjadi? Beliau sendiri menyampaikan bahwa tidak berada dalam kekuasaan membuat tidak bisa berbisnis, tidak bisa berusaha,” ucap Anies.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Realisasi KPR subsidi FLPP mencapai 184.342 unit hingga 19 Oktober 2026. BP Tapera mempercepat pembiayaan demi mengejar target 350.000 unit.
Studi pada 8.783 orang dewasa menemukan konsumsi makanan ultra-proses tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko cedera vaskular otak.
IBM mengingatkan perbankan soal risiko Shadow IT akibat penggunaan aplikasi AI tanpa izin. Edukasi karyawan dan tata kelola data dinilai penting.
UNY meraih gelar ganda Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah tim putri menang 1-0 dan tim putra melibas UNNES 6-0.
Investasi Temanggung mencapai Rp1,806 triliun hingga 26 Oktober 2026 atau 84% target tahunan, dengan 22.307 tenaga kerja terserap.
Luhut Pandjaitan menargetkan 100 juta warga terdaftar dalam sistem bansos digital GovTech saat peluncuran oleh Presiden Prabowo pada 10 November 2026.