Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 1 Anies Baswedan (kiri) dan Muhaimin Iskandar (kanan) menyampaikan pidato politiknya saat Deklarasi Tim Hukum Nasional AMIN di Jakarta, Senin (27/11/2023). - Antara/Muhammad Iqbal
Harianjogja.com, JAKARTA—Calon presiden dan calon wakil presiden koalisi perubahan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengujungi kediaman Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan usai debat cawapres, Jumat (22/12/2023) malam.
Pertemuan diketahui terjadi pada pukul 22.30 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB. Satu setengah jam bertemu, Anies mengatakan bahwa pembahasan yang terjadi dengan JK sapaan akrab Jusuf Kalla adalah mengenai pengalaman JK dalam kontestasi Pilpres.
“Yang bisa menjadi bahan bagi Timnas AMIN untuk menyusun langkah-langkah ke depan agar bisa menghasilkan keberhasilan bagi ikhtiar kita untuk membawa perubahan,” kata Anies di kediaman JK, Sabtu (23/12/2023) dinihari.
BACA JUGA : JK Tegaskan Dukung Anies-Muhaimin di Pilpres 2024, Ini Alasannya
Anies mengatakan pada pertemuan tadi tidak ada wejangan khusus dari JK untuk dirinya dan Cak Imin. Melainkan hanya berbicara mengenai pengalaman JK selama berada di perpolitikan dan lainnya. “Oh ga ada [wejangan khusus], ya tapi tadi lebih banyak bicara tentang pengalaman dan juga bagi kami apresiasi atas langkah pak JK,” ujarnya.
Kedatangannya ke rumah Jk adalah bentuk rasa terima kasih dirinya dan Cak Imin karena eks Wapres ini telah mendukung dirinya dalam kontestasi lima tahunan ini. “Kami malam ini datang ke tempat pak JK untuk menyampaikan terima kasih kami terhadap dukungan yang beliau smpaikan secara terbuka,” ucap Anies.
Sebelumnya, Jusuf Kalla resmi memberikan dukungan kepada Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam kontestasi Pilpres 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Husain Abdullah selaku Juru Bicara dari Jusuf Kalla. Husain mengatakan bahwa JK sapaan akrab Jusuf Kalla merasa punya tanggung jawab moral agar rakyat tidak salah dalam memilih pemimpin yang akan memimpin Indonesia dalam 5 tahun ke depan.
“Maka pada Selasa (19/12/2023) di Makassar, M. Jusuf Kalla, menyampaikan secara terbuka jika dirinya memilih Anies Baswedan yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar,” kata Husain dalam keteranganya, Selasa (19/12/2023) malam.
BACA JUGA : Candaan Ganjar ke Jusuf Kalla Agar Dukung Dirinya di Pilpres 2024
Husain menyampaikan bahwa Jusuf Kalla melihat bahwa Anies Baswedan adalah orang yang tepat memimpin Indonesia ke depan. JK, kata Husain juga mengatakan Anies adalah murid politiknya. Anies dinilai memiliki keunggulan dalam segi pengetahuan, pengalaman, kejujuran dan integritas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.