Terbongkar, WNA Pakai KTP Indonesia untuk Urus Paspor
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, NGANJUK—Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Oesman Sapta Odang (Oso) meminta dan mengingatkan para anggota dan kader partai untuk menjaga kekompakan sekaligus tidak bermain-main dengan suara pada perhelatan tahun politik yang sangat penting bagi kehidupan bangsa saat ini.
Hal tersebut dia sampaikan ketika berbicara pada malam pengarahan pemenangan partai sekaligus menghadiri rangkaian Perayaan HUT Ke-17 Partai Hanura di Ballroom Exindo 97 Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (23/12/2023) malam.
BACA JUGA : Cawapres Ganjar Diumumkan Hari Ini, Mahfud Temui Ketum Partai Hanura
"Saudara-saudara bertarung di Jawa Timur terutama caleg DPR RI, DPRD tingkat I dan DPRD tingkat II. Tingkat II adalah tulang punggung dari tingkat I, tingkat I dan tingkat II adalah tulang punggung dari tingkat nasional. Jadi, kalau Anda tidak kompak, maka tidak akan ada wakil yang sudah 6 orang di sini bisa mewakili di tingkat nasional. Buat apa 6 orang sudah terjangkau, tetapi Anda tidak punya wakil di tingkat provinsi apalagi di tingkat nasional? Itu sebabnya jangan main-main lagi dengan suara," kata Oso.
Oso menjelaskan partai tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama ketika sempat kehilangan suara pada pesta demokrasi beberapa tahun lalu. Semua kader yang mencalonkan diri, Oso melanjutkan, mesti bersatu di dalam sebuah sistem yang solid.
"Dulu main-main, nggak peduli tingkat I. Padahal Anda perlu ada di tingkat I untuk menyuarakan aspirasi Nganjuk di tingkat tersebut dan Anda harus ada di tingkat nasional agar ada wakil Anda yang bisa menyuarakan di tingkat nasional tentang kepentingan Jawa Timur. Kita datang ke sini untuk bersatu, membangun satu sistem yang solid," tegas dia.
Pada kesempatan itu, Oso mengingatkan agar partai memperjuangkan tekad untuk mendapatkan suara pada semua tingkatan wilayah hingga nasional. Menurut dia, kerja sama antaranggota mutlak dibutuhkan untuk merealisasikan hal tersebut.
"Saya melihat kelemahan kita selama ini apa, ah kita sudah menang di Nganjuk. Nggak cukup. Yang penting tidak kalah di Nganjuk? Salah. Saudara harus menang di tingkat I, provinsi, dan tingkat nasional, itu yang benar. Itu sebabnya dulu ada yang hilang suara di tingkat I. Lucu nggak kita bisa menang dapat 6 anggota DPR di sini, terus kita nggak punya wakil di tingkat I? Caranya bagaimana? Tandem. Saudara pilih nomor 10 nama si A, B, lantas tingkat I namanya si C, D, lantas tingkat nasional juga," papar dia.
BACA JUGA : Hanura Resmi Merapat ke Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024
Selanjutnya, Oso mengungkapkan dengan dukungan sistem saat ini partai dapat memantau dengan cepat dan tepat segala perkembangan terkait perolehan suara di seluruh wilayah.
"Jadi nanti kelihatan, kita punya sistem sekarang yang kita bangun elektronik sangat modern. Saya bisa lihat hanya dari kantor saya, di Nganjuk ini TPS ada berapa, TPS A menang TPS B menang, tetapi kenapa di tingkat I kosong atau tingkat nasional kosong? Di sini sekarang ketahuan. Jadi, kita sudah tidak bisa dibohongi dan Anda tidak bisa bohongi diri sendiri juga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Kamis (20/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.