Blusukan ke Pasar Nguter Sukoharjo, Ganjar Beli Jamu Penguat Stamina Rp200 Ribu

Newswire
Newswire Selasa, 26 Desember 2023 18:07 WIB
Blusukan ke Pasar Nguter Sukoharjo, Ganjar Beli Jamu Penguat Stamina Rp200 Ribu

Ganjar Pranowo blusukan di Pasar Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023)./Antara

Harianjogja.com, SUKOHARJO—Calon presiden, Ganjar Pranowo turun langsung menyerap aspirasi masyarakat (blusukan) di Pasar Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (26/12/2023). Ganjar juga sempat membeli jamu sehat stamina dari pedagang bernama Rusmiyati, 61, dengan harga Rp200.000.

Awalnya, Ganjar hendak mengakomodasi kebutuhan terkait dengan perkembangan jamu lokal agar bisa menjadi produk herbal yang digandrungi masyarakat dunia. Tetapi saat tiba di depan kios jamu milik Rusmiyati, Ganjar tertarik membeli satu kemasan botol jamu ekstrak kuda laut berisi 20 set kemasan dua kapsul. "Tadi bapak Ganjar tanya berapa satu kapsulnya, saya bilang Rp10.000, tetapi kalau satu botol harganya Rp200.000," kata Rusmiyati saat dikonfirmasi wartawan.

Ganjar pun mengeluarkan dua lembar uang warna merah dari sakunya untuk membeli satu botol langsung dari kios jamu Rusmiyati di Pasar Nguter itu. "Saya senang dengan kehadiran beliau. Saya berharap semoga bisa membuat pasar lebih maju dan lebih ramai," ujar Rusmiyati.
Setelah itu, Ganjar juga mendatangi sejumlah pengusaha jamu lainnya, di antaranya Kios Mbak Mar dan Kios Jamu Sumber Sehat.

Ganjar menemukan di pasar itu tersedia aneka empon-empon sebagai bahan baku utama pembuatan jamu tradisional. Selain itu, ada pula produk jamu yang telah dikemas siap minum.

Penjual jamu tradisional di Nguter bisa tetap lestari karena secara turun-temurun memperjuangkan baku mutu produk jamu itu terus meningkat sejak usaha mereka dimulai dari nenek turun ke anak, cucu dan seterusnya di tempat tersebut.

BACA JUGA: Jadwal Kampanye Hari Ini: Ganjar ke Sukoharjo, Sementara Mahfud Belum Terjadwal

Dengan meracik 100% bahan-bahan alami dan tidak mencampur dengan bahan kimia sedikitpun, setiap generasi itu mengembangkan produk jamu yang kekinian dengan kontrol kualitas produksi yang cukup ketat dalam setiap prosesnya sehingga jamu bisa sampai ke mancanegara.

Namun, menurut Ganjar, promosi produk jamu di pasar tersebut masih bisa ditingkatkan dengan dukungan dan keberpihakan dari para duta besar Indonesia di luar negeri. "Kawan-kawan duta besar bisa memantapkan posisi jenama jamu lokal di tempatnya, jadi outlet-outlet yang kalau ada tamu disuguhi jamu. Saya rasa ini bagian dari promosi yang cukup baik," tutur Ganjar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online