Dokter Imbau Jangan Mandi Hujan saat Hujan Pertama Pascakarhutla
Dokter IDAI mengingatkan bahaya mandi hujan pertama setelah karhutla karena air hujan berpotensi membawa partikel dan polutan berbahaya.
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 1 Anies Baswedan (kiri) dan Muhaimin Iskandar (kanan) menyampaikan pidato politiknya saat Deklarasi Tim Hukum Nasional AMIN di Jakarta, Senin (27/11/2023). - Antara/Muhammad Iqbal
Harianjogja.com, JAKARTA—Kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin (AMIN), Muhammad Syaugi Alaydrus, mengatakan peningkatan elektabilitas pasangan nomor urut 1 tersebut dalam beberapa survei terjadi berkat kerja keras dari semua pihak, baik relawan maupun kader partai koalisi.
"Pertama, masifnya dukungan relawan kepada pasangan calon nomor urut 1 [menambah elektabilitas]," kata Syaugi di Jakarta, Sabtu.
Syaugi menambahkan bahwa dukungan secara terbuka dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla juga menjadi salah satu penyebab elektabilitas AMIN meningkat.
BACA JUGA : Timnas Amin Minta Bawaslu Investigasi Surat Suara Pemilu 2024 di Taipei Sudah Tercoblos
Selain itu, tambahnya, visi, misi, dan gagasan program yang dibawa AMIN, khususnya terkait perubahan, juga membuat masyarakat banyak yang ikut serta mendukung pasangan calon tersebut.
Menurut dia, dukungan dari kader partai politik pengusung serta simpatisan yang bekerja keras di lapangan pun ikut serta dalam meningkatkan elektabilitas AMIN. Dia pun berharap hal itu dapat terus meningkat hingga pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
"Dukungan partai, debat capres, maupun cawapres itu semua yang meningkatkan elektabilitas tersebut," tutur Syaugi.
Dia menambahkan kerja keras pasangan calon tersebut dalam menemui dan mengunjungi masyarakat di daerah secara langsung pun ikut berperan dalam mendongkrak elektabilitas AMIN.
"Di samping setiap hari Pak Anies dan Pak Muhaimin menjangkau seluruh masyarakat yang memang diperlukan untuk bisa meningkatkan suara," ujar Syaugi.
BACA JUGA : Timnas AMIN Rilis Canvasing Sapa Warga, Program Dimulai dari Jogja
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter IDAI mengingatkan bahaya mandi hujan pertama setelah karhutla karena air hujan berpotensi membawa partikel dan polutan berbahaya.
BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka DIY turun menjadi 3,33 persen pada Agustus 2026, dengan jumlah penduduk bekerja mencapai 2,20 juta orang.
Helikopter Super Puma milik BNPB diduga jatuh di Sungai Barito, Kalimantan Selatan, saat mengambil air untuk pemadaman karhutla.
Reses Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo di Karangtalun menyerap usulan PJU, drainase, talut, dan perbaikan jalan untuk program 2028.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.