Sampaikan Gagasan di KPK, Anies-Cak Imin Janji Kembalikan Kekuatan Lembaga Antirasuah

Reyhan Fernanda Fajarihza
Reyhan Fernanda Fajarihza Rabu, 17 Januari 2024 21:37 WIB
Sampaikan Gagasan di KPK, Anies-Cak Imin Janji Kembalikan Kekuatan Lembaga Antirasuah

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomer urut 1 Anies Baswedan (kiri) dan Muhaimin Iskandar (kanan) menyampaikan pidato politiknya saat Deklarasi Tim Hukum Nasional AMIN di Jakarta, Senin (27/11/2023). - Antara/Muhammad Iqbal

Harianjogja.com, JAKARTA—Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berjanji akan merevisi undang-undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengembalikan kekuatan lembaga antirasuah itu.

Berbicara di forum Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Berintegritas (Paku Integritas), Anies menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari upaya memulihkan kepercayaan publik terhadap KPK. “Kita ingin mengembalikan lagi agar KPK berwibawa lagi secara legal seperti dulu, dan ini artinya merevisi UU KPK. Kami ingin revisi ini akan bisa mengembalikan KPK kepada posisi yang kuat,” katanya di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2024).

BACA JUGA : Anies, Prabowo dan Ganjar Sampaikan Gagasan dalam Dialog Antikorupsi di KPK

Selain itu, pihaknya juga ingin mengembalikan standar etika yang tinggi di tubuh KPK. Anies menggarisbawahi, gagasan ini tidak hanya berlaku dalam tataran pimpinan, melainkan juga seluruh staf yang mengabdi untuk KPK. “Standar yang tinggi itu harus dikembalikan di KPK, sehingga bukan hanya UU-nya yang memberikan kekuatan kemandirian, tapi juga di dalamnya, baik pimpinan maupun seluruh staf bekerja dengan kode etik yang amat tinggi,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas menyinggung proses rekrutmen anggota KPK. Dia ingin melakukan perbaikan proses rekrutmen di seluruh tingkat jabatan. “Seperti disampaikan yang diusulkan oleh presiden di tingkat pimpinan maupun rekrutmen staf, bukan sekadar mencari pekerjaan, tapi di tempat untuk memberantas korupsi,” katanya.

Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan forum dialog bersama capres-cawapres dalam acara Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Berintegritas (Paku Integritas) pada malam ini, Rabu (17/1/2024).

BACA JUGA : Hari Ini Anies Bertemu Tokoh se-Papua di Kota Sorong

Ketua sementara KPK Nawawi Pomolango mengatakan bahwa acara ini tidak menggunakan format debat, melainkan terbatas pada pemaparan gagasan antikorupsi dari para paslon berdasarkan hambatan pemberantasan korupsi yang dipaparkan KPK.

"Jadi tidak ada format seperti debat itu, kami pastikan itu tidak ada, juga bukan adu program," kata Nawawi kepada wartawan, dikutip Rabu (17/1/2024). Dia juga menyampaikan, tujuan dari Paku Integritas adalah untuk mencari komitmen capres-cawapres dalam pemberantasan korupsi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online